Home / Berita

Rabu, 18 Agustus 2021 - 10:55 WIB

Sebelum Berangkat ke Jerman, 120 Putra-Putri Terbaik Simslungun Memulai Pendidikan di USI

Viewer: 429
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Kompas Nasional l  PEMATANGSIANTAR-Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar – Simalungun, James Andohar Siahaan menyebutkan, sebanyak 120 putra putri terbaik dari Kabupaten Simalungun yang telah lulus dari sekolah SMA dan SMK masing-masing, telah memulai pendidikan di Universitas Simalungun (USI). 

“Mereka ini sebelumnya sudah diseleksi dari sekolah masing-masing. Terpilih 120 siswa yang akan di berangkatkan ke Jerman dalam program Ausbildung Jerman,”ucapnya pada awak media Selasa, (17/8/21). 

Dia menjelaskan, program Ausbildung atau peluang magang untuk bekerja ke Jerman ini merupakan program yang sudah dirancang dari jauh hari sebelumnya. Namun, baru bisa terealisasi saat ini. Kebetulan, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga.SH, menyebutkan bahwa program ini adalah solusi terbaik dan paling tepat dimasa pandemi. 

Di sisi lain, ternyata program itu sangat banyak peminatnya, terutama generasi millennial Indonesia khususnya kaum milennial yang ada di kabupaten Simalungun. Generasi millennial ini nantinya akan segera menjadi angkatan kerja terbesar di Indonesia. 

Baca Juga  Polres Samosir Gelar Apel Jam Pimpinan: Penegakan Disiplin dan Arahan Wakapolres

“Itu makanya, mereka yang 120 orang tadi akan di didik lagi di USI selama 6 bulan kedepan. Untuk belajar lagi, terutama bahasa Jerman. Seluruh biaya pendidikan ini akan ditanggung oleh Bupati Simalungun dari kantong pribadinya sendiri,”jelas James. 

Selanjutnya, terang James, persyaratan utama dari program ini harus bisa bahasa Jerman. Para peserta program ini akan  melakukan test atau ujian Bahasa Jerman untuk mendapatkan sertifikat B1 atau sejenis TOEFL untuk standart seseorang bisa lulus bahasa Jerman. Tim penguji juga akan datang dari Jakarta yang bekerjasama dengan kedutaan Jerman di Indonesia. 

Ketika ditanya, apakah para peserta program tersebut kemungkinan bisa gagal mengikuti program ini? 

“Iyah. Maka dari itu, harus belajar sungguh – sungguh. Sebab, yang menentukan mereka bisa pergi atau tidak ke Jerman adalah para penguji dari Jakarta tadi. Proses peluang kerja ke Jerman ini berbeda dengan program kerja ke negara lain, karena ini tidak bisa langsung kerja karena ada kewajiban untuk belajar dan menuntut ilmu juga nantinya di Jerman untuk dapat “sertifikasi profesi”. Sudah dapat sertifikat tersebut, baru dapat bekerja full di Jerman,”terang dia. 

Baca Juga  Bupati Tapsel : Di Masa Pandemi Covid-19, Sektor Pertanian Tapsel Diprioritaskan

Kabarnya,ucap James, ada 15 perusahaan yang mau menampung mereka. Itu makanya, program ini benar-benar melakukan penyeleksian dengan cermat. Guru pembimbing yang mengajar adalah lulusan dari Jerman. 

Ia menuturkan, semua sumber dana untuk biaya pelatihan bahasa  dan administrasi, sampai bekerja ke Jerman bagi 120 orang siswa-siswi SMA /SMK atau putra-putri terbaik Simalungun tersebut bersumber dari dana pribadi Bupati Simalungun dan selama pelatihan di jerman juga peserta sudah di gaji. 

“Untuk kedepannya, kata Bupati Simalungun, program ini akan menjadi agenda tahunan. Tujuannya supaya memaksimalkan potensi mereka para generasi millennial dari Kabupaten Simalungun untuk lebih maju lagi. Kemudian kembali ke Indonesia dan membangun Simalungun lebih baik lagi,”tutur James.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Berikan Pelayanan Kepada Masyarakat, Polsek Selimbau Kawal Penyaluran BLT-DD

Berita

Pungli Atas Nama “Dana Pendidikan Sekolah” Sekitar Rp13 Miliar Beratkan 15.672 Siswa/i SMAN/SMKN di Kabupaten Simalungun

Berita

Kunjungi Perbatasan, Pangdam XII/Tpr Beri Motivasi dan Semangat Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns

Berita

Polres Humbahas Gelar Vaksinasi Massal sebanyak 2000 Orang Yang Dilakukan Di 4 (Empat) Tempat

Berita

Kegiatan Asesmen Pengangkatan Kepsek di Disdik Pematangsiantar Lakukan Pengutipan juga Diduga Tidak Transparan

Berita

Penerima BSS dan Subsidi Minyak Goreng Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin Booster

Berita

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar Kemenkumham Sumut Laksanakan Deklarasi Janji Kerja Tahun 2022

Berita

Erlina Berikan Bantuan Kepada Al Qori Ramadhan