Home / Berita

Jumat, 23 Juli 2021 - 16:01 WIB

Bupati Tapsel Ajak Masyarakat Sulap Sampah Lebih Bernilai Ekonomis

Viewer: 383
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 9 Detik

TAPSEL-(kompas nasional) Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, mengajak segenap masyarakat untuk menyulap sampah menjadi lebih bernilai ekonomis. Bupati juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir yang sebelumnya menganggap sampah sebagai limbah sisa buangan atau penghasil polusi, melainkan sampah bisa menjadi sumber daya yang bisa dikelola dan dimanfaatkan.

Sejak dibuka jam 08.00 pagi, masyarakat sangat antusias untuk mengganti sampah dengan tabungan Bank Sampah. “Ini merupakan solusi di saat pandemi. Hidup bersih dan sehat sambil menabung untuk masa depan. Lingkungan bersih sehat, kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” ungkap Bupati saat menyaksikan penimbangan hasil Bank Sampah bersama Ketua TP PKK Tapsel di Desa Siamporik Dolok, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel, Jumat (23/7).

Disamping itu, kata Dolly, “Mengenalkan sesuatu yang baru boleh dikatakan tidak mudah. Apalagi membiasakan kebiasaan baik itu penting, juga membaikkan kebiasaan itu sama pentingnya.”

“Dalam budaya Tapsel itu ada lima nilai luhur (Poda Na Lima) yang kita kenal selama ini yaitu, Paias Rohamu (bersihkan jiwamu), Paias Pamatangmu (bersihkan badanmu), Paias Parabitonmu (bersihkan pakaianmu), Paias Bagasmu (bersihkan rumahmu) dan Paias Pakaranganmu (bersihkan lingkunganmu). Budaya Tapsel pada dasarnya bukan membiarkan pekarangannya kotor, membuang sampah di parit, sungai dan bukan pula membakar sampah yang asapnya bisa menjadi pencemaran polusi udara.” jelasnya.

Baca Juga  Fahri Hamzah Penuhi Panggilan Polda Metro Hari Ini

“Budaya Tapsel adalah lingkungan yang asri, dan bersih. Apalagi udara Tapsel masih sangat sejuk dan segar. Mungkin saja, karena merasa tidak ada manfaat sampah tersebut, maka masyarakat cenderung membiarkan dan membuang sampah di sembarang tempat. Efeknya mungkin sekarang tidak terasa, tapi akan berakibat fatal bagi anak cucu kita kedepan ketika sampah dibiarkan berserakan di mana-mana,” lanjut Dolly.

“Ketika ada sekelompok orang mau mengganti sampah itu dengan bentuk tabungan. Malah di beberapa tempat lain menjadi pengganti uang sekolah, bukan kah itu sebuah solusi terhadap sampah yang berserakan?” ungkap Dolly.

Baca Juga  Waka Polres Kapuas Hulu Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Pergantian Malam Tahun Baru 2022

Sementara itu, Perwakilan PT Arta Jaya dan Tapanuli Sarop Foundation, Sartika Permata, saat ditemui Humas Pemkab Tapsel menyebut, antusiasme masyarakat Siamporik Dolok terbilang tinggi dalam menabung sampah yang dulunya dianggap tidak bernilai. Dengan kehadiran pihaknya ke Desa Siamporik Dolok, dirinya berharap bisa membawa perubahan.

“Agar sampah-sampah mereka bisa ditabung sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Siamporik Dolok khususnya di bidang sampah. Karena banyak sekali sampah yang bernilai, namun tidak dijual,” tuturnya seraya mengajak masyarakat agar berlomba menabung sampah di Bank Sampah Sumber Rezeki.

Tampak hadir pada saat menyaksikan penimbangan hasil Bank Sampah, Kadis Pertanian Bismark Maratua, Kadis Perkim Harpan Siregar, Kadis Pariwisata Abdul Saftar Harahap, Ketua TP PKK Kab. Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Camat Angkola Selatan Dody Kurniawan Siregar, Kades Siamporik Dolok M Monang Siregar dan masyarakat setempat. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Naik 6,5 Persen, Segini Besaran UMP 2025 di Berbagai Daerah: Jakarta Tertinggi Rp5.396.761

Berita

Gubsu Edy Rahmayadi Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar di Perguruan Taman Siswa Pematangsiantar

Berita

Pemko P.Sidimpuan Study Komperatif Gender ke Kabupaten Sleman

Berita

Deputi Pelayanan Publik Dukung Pemkot Pontianak Wujudkan MPP

Berita

Kodim 1208/Sambas Laksanakan Penelitian Personel Berkala

Berita

Hadiri Rapat Evaluasi Kegiatan Gapoktan Didesa Binaan, Babinsa Tangerang, Kodim 1203/Ktp Sampaikan Ini.

Berita

SMKN 1 Siantar Workshop Penyusunan Budaya Kerja

Arsip

Tolak Sistem Satu Arah, Ratusan Warga Solo Shalat di Tengah Jalan