Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 16:29 WIB

Gubernur Kalbar Sebut Kota Pontianak PPKM Darurat,Vaksinasi Tetap Berjalan

Viewer: 426
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., Kepala Dinas Pendidikan Kalbar, Drs. Sugeng Hariadi, M.M., serta Kepala Satpol PP Kalbar, Y. Anthonius Rawing, SE., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pontianak, Senin (12/7/2021).

Dalam tinjauannya, Gubernur Kalbar mengatakan vaksinasi tetap berjalan walaupun Kota Pontianak masuk dalam PPKM Darurat Luar Pulau Jawa dan Bali.

Dia berharap Kota Pontianak dapat melampaui target vaksinasi yang saat ini sudah mencapai kurang lebih 120.000 orang.

“Walaupun di masa PPKM Darurat, vaksinasi tidak akan berhenti, karena saat ini, diharapkan kita mampu melaksanakan vaksinasi hingga mencapai 50%.

Baca Juga  Kadisdik Provsu Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RPS Perhotelan di SMKN 3 Pematang Siantar

Target untuk Kota Pontianak hingga pertengahan Agustus harus lebih dari 50%. Kemudian, vaksinasi untuk seluruh Kalbar sudah mencapai 430.000 orang,” jelasnya di Halaman SMKN 3 Pontianak.

Gubernur juga sudah meminta pemerintah pusat menyiapkan vaksin untuk lebih dari 500.000 orang, karena Kalbar akan memasuki fase pemberian vaksinasi Covid-19 yang kedua.

“Mudah-mudahan di akhir bulan Agustus vaksin yang dikirim untuk Kalbar berjumlah lebih dari 500.000, karena Kalimantan Barat akan melaksanakan vaksin yang kedua.

Khusus tenaga kesehatan akan diberikan vaksinasi yang ketiga.

Saya harap ini akan berjalan dengan lancar,” lanjutnya.

“Jika berpatokan pada usia 12 tahun, vaksinasi di kalangan pelajar di seluruh Kalbar diperkirakan berjumlah 207.000 orang.

Baca Juga  Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Bambang Haryanto

Untuk Kota Pontianak, targetnya sekitar 25% atau sekitar 30.000 pelajar,” ungkap H. Sutarmidji.

Gubernur Kalbar menghimbau kepada seluruh kepala daerah beserta jajarannya untuk dapat meningkatkan jumlah ketersediaan tempat tidur rumah sakit, sukseskan program vaksinasi pemerintah, serta dapat mengurangi mobilitas masyarakat.

.
“Jangan buat kegiatan yang ada kerumunan, tidak boleh.

Keterisian tempat tidur di rumah sakit yaitu Bed Of Ratio (BOR) di Kota Singkawang sudah mencapai 97%. Hal ini disebabkan kemarin pihak RS di Kota Singkawang hanya menyediakan 10% dari kapasitas tempat tidur. Tapi, sekarang sudah ditingkatkan dan harus terus ditingkatkan menjadi 40%,” tutup Gubernur.

Hasnan.s

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Camat Toma Monitoring dana Desa TA 2020 di desa Hilimagari

Berita

Operasi PETI 2021 Polda Kalbar Amankan 62 Orang Kasus Penambang Emas Tanpa Izin

Berita

Rembuk Persiapan RTLH Desa Sawangan.

Berita

Pemilu 2024 di Luar Negeri Mulai Kapan? Cek Jadwalnya

Berita

Anggota Polsek Batang Tarang Giat Patroli Siang Sambangi Pasar Balai Batang Tarang

Berita

Inafis Polres Tapteng Berhasil Ungkap Identitas Mayat Lansia di Desa Mombang Boru

Berita

Edi Sebut Mobilitas Tinggi Wartawan Masuk Prioritas Vaksin Covid-19

Berita

Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh-Sumut, BMKG Ungkap Penyebabnya