Home / Ekonomi

Kamis, 1 Juli 2021 - 20:15 WIB

Pemerintah Diminta Terapkan Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis Tahun Depan

Viewer: 423
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 9 Detik

Kompasnasional l Badan Anggaran (Banggar) DPR RI merekomendasikan kepada pemerintah agar bisa menerapkan cukai terhadap produk plastik dan minuman berpemanis di tahun depan. Tujuannya agar penerimaan negara melesat, sehingga semakin realistis untuk menekan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun 2022-2023.

Hal tersebut tertuang dalam hasil keputusan Panitia Kerja (Panja) Asumsi Dasar, Kebijakan Fiskal, Pendapatan, Defisit, dan Pembiayaan Banggara DPR dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2022, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga  Garuda Indonesia Travel Fair 2016 Catatkan Total Transaksi Rp 447 M

Anggota Badan Anggaran DPR RI Hamka Baco Kady mengatakan pemerintah dapat melakukan kebijakan itu untuk menambah pendapatan negara. Pasalnya Undang-Undang (UU) Cukai juga sudah memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan ekstensifikasi barang kena cukai.

“Penerimaan cukai dapat diperluas, di antaranya dengan percepatan pengenaan cukai kantong plastik dan perluasan pengenaan cukai pada produk plastik, serta memulai proses regulasi untuk penerapan cukai terhadap soda dan pemanis makanan minuman,” katanya dalam rapat kerja bersama pemerintah, Rabu (30/6/2021).

Hamka bilang ekstensifikasi barang kena cukai (BKC) tersebut diharapkan mampu menyokong penerimaan cukai, sekaligus penerimaan negara. Sebab menurutnya, jika hanya mengandalkan cukai hasil tembakau (CHT) saja, penerimaan cukai sulit melejit.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 601.000 Per Gram

Hal tersebut juga mengingat pada 2023 defisit APBN harus berada di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB). Makanya, Hamka mengatakan bila tahun depan usulan tersebut dilakukan, implementasinya akan lebih efektif di tahun setelahnya sebab sudah ada penyesuaian di 2022.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Guru Honorer Ungkap Pungli SMAN 13 Disudutkan Kepsek & Wali Murid

Arsip

Tarif Interkoneksi Turun, Saham Operator Babak Belur

Arsip

Strategi Arab Saudi Bangun Usai Dihantam Harga Minyak

Ekonomi

Bukan Izin, KPPU Sebut Ada Pelanggaran Pada Pengiriman Benih Lobster
Emas

Berita

Harga Emas Antam Turun Rp1.000 Jadi Rp950 Ribu per Gram

Berita

Korea Utara Diduga Terkait dengan Peretasan Mata Uang Virtual

Arsip

Bos Pertamina beberkan alasan perombakan direksi

Arsip

Demi BBM Satu Harga, Pertamina Nombok Rp 2 Triliun per Tahun