Home / Berita

Minggu, 20 Juni 2021 - 00:09 WIB

Sebelum Wafat, Marsal Sempat Menangis di Dekapan Sang Istri

Viewer: 875
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Kompas Nasional l SIMALUNGUN – Cerita pilu Bonia (39), Warga Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, ditinggal mati oleh sang suami tercinta untuk selama – lamanya.

Saat diwawancara awak media  dirumahnya, Sabtu (19/6/21), wanita tersebut hingga saat ini masih belum percaya dengan kenyataan yang menimpanya.

Pasalnya, sang suami tercinta Mara Salem Harahap (42) alias Marsal, sebelum menghembuskan nafas terakhir kalinya, Marsal masih sempat menangis di dekapannya saat ditemukan dalam keadaan luka tembak di dalam mobilnya. Sang suami meninggal dunia usai ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Sabtu (19/6/21) dini hari.

Dengan tegar Bonia menceritakan saat terakhir pertemuannya dengan Marsal di dalam mobil usai ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Kedua matanya tampak berkaca-kaca. Tak bisa menahan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.

Baca Juga  Akses Jalan Ke Objek Wisata Air Terjun Sampuran Batu jagar Palipi Samosir Rusak Parah

Katanya, saat kejadian, tetangga memberitahunya lalu pergi ke tempat kejadian. Saat itu, almarhum duduk terdiam dan dilihat penuh dengan darah. Kemudian Bonia menguncang tubuh Almarhum sambil berkata, “Ayah, kenapa? Bangun.. Bangun Ayah…lalu, matanya terbuka dan melihat wajahku. Dia (Marsal) menangis sejadi-jadinya, lalu ku peluk, kemudian dia diam,…”ujar Bonia sambil menangis tersedu-sedu.

Diakui Bonia, sebelum meninggalnya sang suami, ia seperti merasakan sebuah firasat. Hanya saja menurutnya, firasat tersebut tak terlalu ia pikirkan.

Entah kenapa, sehari sebelum kejadian ini kami sekeluarga pergi makan malam bersama disalah satu restoran. Kemudian almarhum memfoto semua keluarga hingga menu makanan yang dihidangkan saat itu. Lalu diposting ke akun Facebooknya. Padahal sebelum-sebelumnya, dia jarang menunjukkan gambar yang berhubungan dengan keluarga.

Baca Juga  POLSEK BALIGE GELAR APEL OPERASI PROKES ANTISIPASI VIRUS VARIAN OMICRON

“Seumur – umur, almarhum tidak pernah atau jarang untuk menunjukkan gambar kami. Katanya, jika terjadi sesuatu padanya, cukup dirinya yang menanggung, tidak perlu kalian yang ku cintai,”terang ibu dua anak ini.

Wajah Bonia pun terlihat muram. Dirinya berupaya untuk tegar menghidupi anak-anaknya serta mengikhlaskan kematian suaminya.

Marsal dan Bonia dikaruniai dua orang anak. Kedua anaknya tersebut adalah Eka Harahap (14)  dan Mifta Harahap  (11). Keduanya masih duduk dibangku sekolah.

Hingga berita ini ditayangkan, Prosesi pemakaman almarhum belum dilaksanakan. Sebab, jenazah korban yang sebelumnya dibawa ke RS Vita Insani Pematangsiantar, kini telah dipindahkan menggunakan ambulan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
67 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
33 %

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Sintang AKBP.Tommy Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Sintang

Berita

Kolaborasi Bane-SIHODA Wujudkan Mimpi Anak Simalungun Berkompetisi Ke Turki

Berita

Respon Cepat Kepala DLH Pematangsiantar Atasi Keluhan Warga Soal Sampah Liar

Berita

Jual Burung Masuk Penjara

Berita

Penangganan Dan Pelayanan Kasus Pasien Covid 19 di Kabupaten Melawi RSUD Melawi Mendirikan Tenda Triase*

Berita

Surat Cinta Febri Diansyah untuk KPK

Berita

Wakil Bupati Wahyudi Menghadiri Rapat Koordinasi Dengan Kementerian Agama

Berita

Pasca Kenaikan BBM, Ini Yang Dilakukan Polsek Batang Lupar Polres Kapuas Hulu Untuk Warga Perbatasan