Home / Berita

Sabtu, 5 Juni 2021 - 16:34 WIB

Gelar Aksi Tutup TPL, Gerilyawan Siantar Sandera Truk Pengangkut Kayu Milik PT.TPL

Viewer: 546
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR – Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam  Gerakan Rakyat Melawan (GERILYAWAN)Siantar menggelar aksi menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL), di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematangsiantar, Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 11.00  WIB

Aksi yang digelar di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya depan Universitas Simalungun (USI), di Warnai dengan melakukan aksi penyanderaan truk Fuso yang mengangkut gelondongan kayu milik PT.TPL yang melintas di lokasi aksi demo.

Aksi penyanderaan Truk Pengangkut Kayu yang dilakukan para peserta demo menjadi perhatian yang menarik bagi warga sekitar juga para pengguna jalan sehingga mengakibatkan terjadinya kemacetan. 

Baca Juga  Kontingen Kafilah Kota Sidempuan Raih Juara di MTQN Tingkat Provsu

Dengan sigap sejumlah personil Polres Pematangsiantar yang berada di lokasi langsung mengamankan situasi dan mengarahkan truk tersebut untuk parkir ke tempat yang lebih luas untuk menghindari terjadinya kemacetan.

Setelah dicapai kesepakatan dengan pihak kepolisian,truk pengangkut kayu itupun diperbolekan jalan kembali.

Pantauan awak media saat berada di lokasi, para pemuda dan mahasiswa/i tersebut membentangkan spanduk dan berorasi menyampaikan aspirasi terkait persoalan lingkungan dan sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran PT. Toba Pulp Lestari yang sebelumnya memiliki nama PT. Inti Indorayon bergerak dibidang mengelola bubur kertas, menurut mereka telah menjadi catatan panjang atas kerusakan lingkungan hingga banyaknya korban jiwa.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polres Melawi Lakukan Ternak Ayam Telor

Dikutip dari selebaran pernyataan sikap milik para pendemo, setelah hampir 30 tahun berdiri, PT. TPL telah banyak mengakibatkan kerusakan alam, penebangan hutan yang massif (deforestasi) berakibat pada berkurangnya keseimbangan alam.

Dofasep Hutahayan selaku koordinasi lapangan dalam orasinya mengatakan, Agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar segera menghentikan pemberian izin konses, dan meminta agar melakukan perbaikan serta pemulihan kawasan Tano Batak dan mengembalikan hak masyarakat adat terhadap tanahnya.

Juga menghentikan segala bentuk kekerasan dan intimidasi maupun kriminalisasi terhadap masyarakat adat juga meminta pihak kepolisian untuk berpihak kepada rakyat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Keliling Blusukan, Ahmad Sulhan Sitompul Serap Keluhan Pedagang Kecil

Berita

Polri: Rekrutmen Anggota dari Santri hingga Hafiz Quran Akan Terus Dilakukan

Berita

Bupati Tapsel Apresiasi Petani Kopi Desa Paranjulu Kecamatan Sipirok

Berita

Upacara HBN Ke-72 Virtual Berlangsung Khidmat.

Berita

Satgas Penanganan Covid-19 Samosir : “Pemerintah Tetap Berupaya Mencegah dan Menangani Covid-19”

Berita

Hadiri Diklat Terpadu Dasar, Bupati Tapsel Harap Dapat Tercipta Kader NU Sejati

Berita

Sudirman Said: Impor Beras Bukan Solusi

Berita

Mobil Tabrak Gerbang Tol Cibubur, Diduga Sopir Mengantuk