Home / Berita

Selasa, 1 Juni 2021 - 10:09 WIB

Gubernur Kalbar Dukung Komitmen Menuju Perbaikan Kwalitas Pelayanan Publik

Viewer: 396
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. mendukung komitmen bersama pemerintah daerah dengan Ombudsman RI demi terwujudnya perbaikan kualitas pelayanan publik.

Hal ini diungkapkannya saat menyampaikan materi pada Workshop Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI di Ballroom Meranti, Hotel Mercure Pontianak, Senin (31/5/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 14 pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menekankan, setiap pelayanan publik harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mudah diakses oleh masyarakat.

SOP tersebut harus terus dievaluasi demi memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Kapolres Melawi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Jaga Kamtibmas Jelang Masa Tenang Pilkades 

“Nah, evaluasi itu biasanya dilakukan dengan inovasi-inovasi, sehingga semakiin hari semakin baik, cepat, murah, transparan, dan semakin maju,” ujar dia.

Apabila di setiap pelayanan publik telah memiliki inovasi, maka dipastikan pelayanannya betul-betul baik.

Dikatakan H. Sutarmidji, suatu daerah baru bisa maju dan bersaing apabila standar dan pelayanan publiknya sudah baik dan bagus.

“Tetapi jika tidak, malah sebaliknya akan susah.

Apabila masyarakat mengurus izin atau apapun berbelit-belit, maka akan susah bersaing,” kata dia.

Lebih lanjut Gubernur Kalbar mengatakan, Kalimantan Barat akan cepat bangkit apabila didukung dengan kualitas pelayanan publik yang baik.

Baca Juga  KPU Buka Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan DPS Pilkada Asahan 2020

Dia mencontohkan, bahwa selama ini Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat selalu berada di posisi keempat se-Kalimantan. Akan tetapi, saat ini pertumbuhan ekonomi Kalbar sudah berada di posisi kedua, setingkat di bawah Kalimantan Timur.

“Kita hanya kalah dari Kaltim.

Bisa saja kita menang dari Kaltim, asal diberi kemudahan, transparansi, tidak ada hambatan, dan investasi.

Investasi Kalbar terus meningkat, dari 2018 itu Rp15,5 Triliun, 2019 meningkat menjadi Rp18,6 Triliun, dan 2020 meningkat menjadi Rp20,20 Triliun, karena sering diberikan kemudahan (berinvestasi),” pungkas H. Sutarmidji.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pesan Tiket Abu Dhabi-Jakarta tapi Tak Ada Penerbangan, Puluhan PMI Terlantar

Berita

Nakes Puskesmas Pengkadan Imunisasi Bayi Balita di Desa Permata

Berita

Cegah Tindakan Ilegal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Patroli Rutin Bersama Instansi CIQS Di Perbatasan.

Berita

Proyek SMAN 1 Dolok Batu Nangar Tanpa Plank. SILUMAN kah?

Berita

Tanami Pepohonan di TPA Batulayang Upaya Wujudkan Hutan Kota

Berita

Babinsa Pangkalan Suka, Kodim 1203/Ktp, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Karhutla Dan PPKM Mikro Di Desa Binaanya.

Berita

Tim Anies Putar Video di Sidang Sengketa Pilpres, Sempat Disetop Ketua MK

Berita

Kasdam XII/Tpr Pimpin Sidang Pantukhir Caba PK TNI AD Sumber Reguler