Home / Berita

Rabu, 21 April 2021 - 18:16 WIB

Bupati Tapsel Langsung Tinjau Ke Kolam Dimana Ribuan Ekor Ikan Lele Mati

Viewer: 532
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Tapsel, Kompas Nasional – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPT.MM, bersama Dinas Perikanan Tapsel, meninjau kolam di peternakan Kelompok “Mina Lele” yang diketuai, Hermanto Sianturi, di Kel Panabari Hutatonga, Kec Tano Tombangan (Tantom) Angkola. Peninjauan itu dilakukan setelah adanya kabar ribuan ekor ikan lele mati di kolam milik kelompok tersebut, Selasa, (20/4/2021).

“Dari hasil pantauan lapangan dan diskusi bersama Plt Kadis Perikanan bahwa ribuan ekor lele mati karena tidak mampu menyesuaikan dengan cuaca yang berubah. Cuaca terlalu ekstrem panas dan ekstrem dingin,” Ungkap Bupati.

Sebelumnya, ketika mendengar kabar kematian ribuan ekor ikan lele milik kelompok itu, pada Sabtu (17/4) lalu, Bupati langsung menghubungi Plt Kadis Perikanan maupun Kadis Pertanian Tapsel, guna mengecek kondisinya. Sebab, Bupati mengaku kuatir, jika lahan peternakan ikan lele yang mati itu tidak diperlakukan secara serius, maka akan berdampak pada ternak masyarakat yang lain.

Baca Juga  Untuk Mendongkrak Lulusan SMK Masuk DU/DI, SMK I Siantar Selain Persiapkan BKK Terapkan PPK

“Karena kalau dibuang air bekas kolam lele yang mati itu, terus ditampung oleh masyarakat lain, dikuatirkan bisa menimbulkan penyakit yang kurang lebih sama. Itulah efeknya,” Ujarnya.

Diterangkannya, akibat perubahan suhu secara drastis, bisa menyebabkan tingkat keasaman dan kebasaan air jadi tinggi yang berujung pada kematian ikan. Untuk itu, Pemkab Tapsel melalui petugas lapangan mengimbau para kelompok tani supaya memperhatikan jumlah ikan, agar tidak terlalu padat dalam satu bentangan kolam. 

Kita juga mengimbau petani untuk meletakkan plastik atau jaring atau terpal dengan tujuan menjaga suhu air agar tidak terlalu drastis perubahannya. Terhadap kelompok tani yang rugi akibat ribuan ekor ikan lelenya mati,

Dijelaskannya, bahwa Pemkab Tapsel mendorong agar segera mengklaim asuransi untuk dipenuhi persyaratannya. Pemkab Tapsel juga akan berperan aktif mencari pendanaan atau program dari pemerintah atasan guna memberi semangat kepada kelompok tani.

“Kami berharap, ke depannya bisa mencari sumber pendanaan dari pemerintah atasan, agar masyarakat bisa lebih awas dan bijaksana terhadap perubahan cuaca,” Harapnya.

Baca Juga  Warga Dusun Titin Kemantan Kapuas Hulu Merindukan Akses Jalan Yang Mulus

Senada diungkapkan Kabid Produksi Dinas Perikanan Tapsel, Mansyardin ,SP hampir 70% ikan mati di kolam milik kelompok peternak lele itu akibat suhu yang sangat ekstrem. Akibat suhu dan cuaca yang berubah-ubah, imun ikan lele menjadi menurun sehingga menimbulkan bakteri yang terlalu cepat berkembang pada ikan.

“Untuk itu, kita (Dinas Perikanan Tapsel) menyuruh kepada kelompok peternak lele agar menyiram kolam dengan air garam yang tidak beryodium yaitu garam ikan namanya. Jadi kita aduk dalam ember dulu garamnya, baru kita tabur ke kolam. Itu untuk menetralkan suhu air juga,” Ujarnya seraya menyebut bahwa, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut terkait fenomena itu. 

Turut mendampingi Bupati, Plt Kadis Perikanan, Sofyan Adil Siregar dan Kadis Pertanian Tapsel, Bismark Maratua serta Pejabat lainnya. (K Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Batu Meteor Hantam Rumah Warga di Tapteng

Berita

Presiden Jokowi Ajukan Perry Warjiyo Sebagai Calon Gubernur BI Karena Paling Senior

Berita

Polres Landak Meriahkan Hari Bhayangkara Dengan Pertandingan Bulu Tangkis

Berita

Jokowi: Jangan Teriak-teriak Curang, Laporkan ke Bawaslu dan MK

Berita

Cegah Bahaya Abrasi di Lokasi Eko Wisata Pantai Telok Berdiri, PLN Tanam 10.000 Pohon Mangrove

Berita

Bupati Samosir Panen Perdana Sayur Mayur Di Desa Tanjungan

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Meresmikan Masjid Besar Darussalam

Berita

Bupati Melawi Hadiri Rakerda Partai Nasdem Ajak Parpol Berkolaborasi Membangun Daerah