Home / Berita

Minggu, 11 April 2021 - 12:01 WIB

Sotong Pangkong Pikat Wisatawan Penikmat Kuliner di Kota Pontianak

Viewer: 447
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Wali Kota Edi Kamtono Minta Pedagang dan Pengunjung Patuhi Prokes

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional – Sotong pangkong menjadi jajanan khas yang banyak dicari penikmat kuliner setiap bulan Ramadan di Kota Pontianak.

Sotong pangkong adalah cumi kering yang dibakar dan dipipihkan menggunakan palu. Sotong pangkong disajikan dengan sambal agar terasa nikmat.

Untuk menikmati kudapan khas bulan Ramadan di kota berjuluk Khatulistiwa ini bisa ditemukan di sepanjang Jalan Merdeka Kecamatan Pontianak Kota.

Jalan itu menjadi sentra pedagang kaki lima yang menjajakan sotong pangkong setiap malam selama bulan Ramadan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendukung dan memfasilitasi para pelaku usaha kuliner sotong pangkong ini.

Ia berharap keberadaan sentra pedagang sotong pangkong di Jalan Merdeka ini bisa menjadi daya tarik wisata kuliner bagi mereka yang ingin mencicipi jajanan khas di Pontianak.

Baca Juga  Perluas Capaian Vaksin, Gelar Vaksinasi Massal di Pemukiman Warga

Sehingga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, tidak hanya pada saat bulan Ramadan, tetapi juga pada bulan-bulan lainnya. Bagi mereka yang ingin mencicipi sotong pangkong, sentranya di Jalan Merdeka ini.

“Tidak hanya warga Kota Pontianak yang datang mencicipi, banyak juga warga dari luar yang penasaran dengan rasanya,” ujarnya usai melaunching Kampong Sotong Pangkong di Jalan Merdeka Gang Murai Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (11/4/2021).

Edi berharap para pedagang sotong pangkong bisa berkreasi dan berinovasi dalam menyajikan produknya.

Bisa dengan membuat berbagai varian sambal. Varian sambal yang bermacam-macam akan memberikan alternatif pilihan bagi mereka yang menikmati sotong pangkong.

Baca Juga  LPSK-KontraS Kritik Vonis Bebas Eks Bupati Langkat di Kasus Kerangkeng

Sotong pangkong memiliki ciri khas rasa tersendiri karena rasanya sedikit manis.

Cara penyajiannya pun cepat yakni dibakar dan dipipihkan dengan palu (dipangkong) Setelah itu dimakan dengan sambal khas.

“Jadi cara memakannya, rasanya, sensasinya memang beda dengan yang lain,” katanya.

Meskipun masih dalam kondisi pandemi, namun ia berharap aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk itu, para pedagang sotong pangkong wajib menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, tidak terlalu ramai atau berdesakan dan ketika dalam keadaan sedang tidak makan, sebaiknya tetap mengenakan masker.

“Jika protokol kesehatan ditaati, maka bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan ekonomi tetap bergerak,” pungkasnya. (prokopim)

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terungkap Kejanggalan Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Banjarnegara saat Kubur ke-12 Korbannya

Berita

Pemko Pematangsiantar Bagikan BLT Kepada Pedagang Pasar Horas

Berita

Update Covid-19, 3 November 2020 di Samosir : Puji Tuhan Terkonfirmasi Covid-19 Sembuh 1 Orang, Kini Konfirmasi Positif Tinggal 3 Orang dan Keadaan Mereka Semakin Membaik.

Berita

Hadiri Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Saling Bersinergi

Berita

Walikota Terima Audensi DPC GAMKI Kota P.Sidimpuan

Berita

Peringati HUT Bhayangkara, Pangdam XII/Tpr Lepas Peserta Bhayangkara Individual Time Trial

Berita

HIPMABOL Kab. Halsel Gelar Sholawat dan Pengajian Bersama Sambut Maulid Nabi SAW

Berita

Seorang Pria Ditangkap Karena Kepemilikan Sabu di Samosir