Home / Berita

Minggu, 21 Maret 2021 - 17:04 WIB

Empat Pekerja Migran Ilegal Diamankan Satgas Yonif 407/PK di Jalur Tidak Resmi*

Viewer: 427
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Kompasnasional.com.Kapuas Hulu, Minggu (21/3/21) – Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma pada saat melakukan patroli kembali mengamankan 4 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak Prosedural di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) wilayah Desa Sebindang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Menurut keterangan dari Keempat pekerja migran Non Prosedural tersebut, mereka bekerja sebagai Nelayan di daerah Malaysia, namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka berhenti dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia.

PMI tersebut berinisial, HM (52), AD (23), AY (50), dan DA (30), yang merupakan warga masyarakat dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Sis Melantik Kepala Desa Kantuk Asam

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan dalam keterangannya di Nanga Badau, Kapuas Hulu. Sabtu (20/3/21).

Dikatakan Dansatgas, pengawasan di JIPP siang maupun malam terhadap jalur Non Prosedural atau jalur tidak resmi yang ada di wilayah perbatasan akan terus diperketat guna untuk mencegah segala bentuk kegiatan baik lalu lintas barang maupun orang secara ilegal.

“Satgas Pamtas Yonif 407/PK akan terus melaksanakan patroli secara ketat, dengan tulus dan ikhlas serta semangat tinggi dalam menjalankan tugas yang diemban sebagai TNI di wilayah perbatasan,” kata Dansatgas

Guna mendukung semua itu, Satgas Pamtas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui serangkaian pemeriksaan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga  Wakil Bupati Hadiri Doa Bersama

“Baik yang melewati jalur resmi maupun jalur Non Prosedural, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi dan Bea Cukai,” ujar Dansatgas.

Selanjutnya keempat PMI tersebut usai menjalani test dan dinyatakan negatif, diserahkan kepada pihak Imigrasi kelas II Nanga Badau untuk penanganan lebih lanjut.

Meskipun hasil dari pemeriksaan negatif, namun pihak PLBN Nanga Badau meminta untuk menjalani isolasi selama 5 hari, setelah itu akan di tes kembali,” tutup Dansatgas. (Pendam XII/Tpr)

Penulis : Abd. Rahman.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Sedih! Rumah Ustad Terkenal di Binjai Ludes Terbakar

Berita

Bukan PP, Jokowi Bentuk Komite COVID-19 dengan Perpres

Berita

Nanang Setia Budi Resmi Di Lantik Jadi Pengurus KONI Kota Pontianak 2021-2025

Berita

OJK Ungkap Pihak yang Bakal Ganti Rugi di Kasus Pembobolan RDN

Berita

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy Pecahkan Rekor MURI,Terima Reward dari Kapolda Kalbar

Berita

Wabup Kapuas Hulu Wahyu Membuka Pelatihan Fardhu Kifayah Oleh MUI

Arsip

Diduga Limbah Medis B3 RS Meluap dari Saluran Pipa Air Limbah PDAM Tirtanadi” Warga dan Pengguna Jalan Resah

Berita

Kapolres Sanggau Pimpin Apel Kesiapan Operasi Bina Karuna Kapuas 2022 Tahap II