Home / Berita

Sabtu, 6 Maret 2021 - 12:21 WIB

Untan Village Manfaatkan Perkarangan Dengan Tanaman Organik

Viewer: 569
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Gunakan Pupuk Organik dari Sampah Rumah Tangga

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional- Di tengah pandemi, banyak hal yang bisa dilakukan untuk tetap produktif.

Satu diantaranya dengan memanfaatkan pekarangan kosong yang ada untuk ditanami berbagai jenis tanaman sayur dan buah.

Salah satunya Untan Village, nama pekarangan yang terletak di samping rusunawa mahasiswa Untan.

Pekarangan itu dikelola oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Unit Pengelolaan Pertanian Organik (UPPO).

Mereka mendapatkan pembinaan berupa ilmu pertanian dan teknik penanaman.

Founder Rumah UPPO, Renopati mengatakan, keberadaan UPPO ini merupakan inisiasi anak-anak muda dan alumni Untan dalam memanfaatkan pekarangan kosong.

Selain itu, Untan Village juga sebagai wadah membentuk karakter dan mendidik mahasiswa yang menempati rusunawa.

Ada 13 jenis tanaman sayur dan buah yang dikembangkan oleh UPPO.

“Diantaranya, cabai, terong, timun, labu, kangkung, bunga kol, bayam, seledri dan sebagainya,” ujarnya, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga  Libur Cuti Bersama, Disdukcapil Buka Layanan Rekam dan Cetak KTP-el

Renopati menambahkan, berbagai jenis tanaman itu merupakan sayur dan buah organik.

Sayur organik tersebut dikembangkan dengan menggunakan pupuk organik yang terbuat dari sampah rumah tangga.

Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga ini setidaknya sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah di daerah perkotaan.

“Jadi kami di sini menggunakan teknologi mandiri pengolahan sampah organik,” ungkapnya.

Proses pengelolaan sayur dan buah di Untan Village ini berbeda dari produk olahan organik lainnya karena bibit dan pupuk yang digunakan dikelola secara mandiri dengan teknologi pertanian yang dimiliki.

Ia berharap Untan Village bisa menjadi percontohan bagi masyarakat.

“Di sini sudah ada pengembangan madu kelulut, pertanian terpadu dan pengolahan sampah terpadu yang bisa menjadi unggulan di Untan,” kata Renopati.

Pihaknya berencana membuat griya sehat untuk menyuplai buah-buahan sehat seperti pepaya, jeruk dan pisang.

Baca Juga  Titik Hotspot Terpantau di Satelit, Babinsa Kodim 1203/Ktp Bergegas Ke Lokasi.

Hasil budidaya sayur dan buah-buahan Untan Village rencananya akan dipasarkan ke masyarakat sebagai sayur organik yang bisa dikonsumsi masyarakat.

“Ke depannya kami juga akan berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait untuk memperluas pemasaran hasil budidaya di Untan Village,” terangnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi upaya UPPO yang melibatkan mahasiswa dalam memanfaatkan pekarangan kosong.

“Meskipun di tengah pandemi, mereka masih tetap produktif dengan menanam sayur dan buah,” tuturnya.

Untan Village yang ada ini selaras dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang mencanangkan program gerakan menanam cabai dan sayuran di pekarangan masing-masing.

Pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas distribusi dan memperhitungkan kebutuhan pangan yang diprediksi mempengaruhi angka inflasi.

“Mudah-mudahan di Kota Pontianak tingkat inflasi bisa terkendali karena pentingnya pengendalian inflasi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Pejabat Di Agara Sekda dan Kadis Disperidagker Agara Kini Di Kabarkan Negatif Covid-19

Berita

DOA BERSAMA, SYUKURAN PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMOSIR PERIODE 2021-2024 VANDIKO T. GULTOM, ST DAN DRS. MARTUA SITANGGANG, MM

Berita

Dr. Firdaus Zar’in S.Pd.,M.Si Di Lantik Sebagai Ketua DPD PMP Kota Pontianak

Berita

Kadisdikpora Samosir, Jonson Gultom : 226 Guru ASN di Samosir Sudah Kembalikan Dana Bos Sebanyak Rp. 361 Juta

Berita

Mari Lakukan Hal-Hal Sederhana Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Berita

Viral Video Wanita Menghina Tim Medis, ‘Enggak Usah Banyak Gaya Kalian!’

Berita

Bupati Melawi H.Dadi Laksanakan Safari Ramadhan di Masjid Shiratul Jannah Desa Dompet Permai

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 23/07/2021.