Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 22:27 WIB

Kampung Tangguh Ciptakan Kemandirian Warga di Tengah Pandemi

Viewer: 439
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Wali Kota Canangkan Kampung Tangguh ‘Kampung 27’

Pontianak Kalbar | Kompas Nasional- Keberadaan Kampung Tangguh dinilai mampu menciptakan kemandirian masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Di Kota Pontianak, Kampung Tangguh terus berkembang dengan dicanangkannya ‘Kampung 27’ sebagai Kampung Tangguh di Perumahan Pondok Pangeran RW 27 Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, dicanangkannya Kampung 27 sebagai Kampung Tangguh diharapkan akan semakin memperkuat perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sebab Kampung Tangguh dibentuk sebagai wujud kemandirian dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya bencana pandemi Covid-19.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Wisuda Sarjana, Pasca Sarjana dan Program Doktor STT

“Kampung 27 ini saya nilai sangat kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk-produk hortikultura, khususnya tanaman sayur mayur, termasuk produk lainnya seperti tenun dan batik printing,” ujarnya usai mencanangkan Kampung Tangguh ‘Kampung 27’, Minggu (28/2/2021).

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendukung kegiatan yang digelar masyarakat ini melalui kolaborasi dengan program-program yang ada di Pemkot Pontianak.

Ia berencana menjadikan Kampung 27 ini sebagai zona ekonomi kreatif.

“Sehingga bisa menjadi role model bagi kawasan lainnya di Kota Pontianak,” kata Edi.

Saat ini sudah ada enam kampung tangguh yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Pontianak.

Baca Juga  Berita Psp. Pemko Psp Bersama Sejumlah Perguruan Tinggi Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Kerjasama

Menurutnya, keberadaan Kampung Tangguh di tingkat RT/RW ini dalam rangka mendorong masyarakat untuk berinisiatif mengatasi masalah secara mandiri dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Artinya, meskipun pandemi belum berakhir, namun bukan berarti seluruh produktivitas terhenti, terutama aktivitas yang menunjang perekonomian masyarakat.

“Kita harus tetap produktif dalam tatanan kehidupan normal baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, ada tujuh variabel yang menunjang Kampung Tangguh.

Ketujuh variabel itu adalah tangguh logistik, sumber daya manusia (SDM), informasi, kesehatan, keamanan dan ketertiban, budaya dan psikologis.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Lepas Giat Gotong Royong Kebersihan Pusat Pasar Kota Padangsidimpuan

Berita

Peduli Kamtibcarlantas Personil Polsek Pontianak Timur Siap Laksanakan Pengaturan di Pagi Hari.

Berita

Harta Kekayaan Gubernur Aceh yang Terkena OTT KPK Mencapai Rp 14,8 M

Berita

Seluruh Desa di Samosir Menghadang Covid-19

Berita

Intelijen Kejati Kalbar Berhasil Menangkap DPO Perkara Cukai Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

Berita

Purbaya & 11 Menteri Merapat ke Kantor Airlangga, Bahas Paket 8+4+5

Berita

DPRD Pertanyakan Anggaran Rehab Sekolah Sebesar Rp 6 Miliar

Berita

Kota Pematangsiantar berada PPKM Level 3, Wali Kota Himbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan