Home / Berita

Selasa, 23 Februari 2021 - 17:09 WIB

Kota Pontianak Zona Oranye, Edi Pastikan Belajar Tatap Muka Tetap Berlanjut

Viewer: 503
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Satgas Covid-19 Terus Evaluasi

PONTIANAK KALBAR KOMPAS NASIONAL- Meskipun sempat ditetapkan berada di zona kuning wilayah risiko penularan Covid-19, namun pada hari Selasa (23/2/2021) Kota Pontianak tercatat kembali berada di zona oranye.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan penetapan zona itu lantaran adanya penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 19 orang hasil uji swab di salah satu bioskop beberapa waktu lalu.

“Meskipun sudah masuk zona oranye, pembelajaran tatap muka di sekolah tetap berjalan.

Namun tetap kita evaluasi terus perkembangannya,” ungkapnya usai menggelar rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (23/2/2021).

Menurutnya, zona yang ada memang bersifat semu.

Artinya, zona tersebut bersifat fluktuatif atau berubah berdasarkan hasil temuan kasus positif Covid-19.

Baca Juga  Tim Gabungan Prokes Lakukan Operasi Yustisi Rangka Penerapan Perbup Tapsel No 49 Tahun 2020

Meskipun berada di zona oranye, lanjutnya lagi, tingkat hunian pasien Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kota Pontianak jumlahnya menurun.

“Kita minta warga tetap waspada dengan mentaati protokol kesehatan.

Aktivitas silakan, tetapi tetap patuhi protokol kesehatan,” pesannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menjelaskan, yang perlu dipahami terkait zona ini adalah merupakan tingkat risiko penularan.

Sebagai gambaran, misalnya pada pekan ini kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah dari pekan lalu maka dipastikan menyebabkan perubahan zona dari sebelumnya.

“Tanpa melihat berapapun jumlah penambahan kasus tersebut,” jelasnya.

Namun dirinya menambahkan, secara umum di Kota Pontianak bila dilihat dari tingkat hunian rawat inap di rumah sakit yang ada, masih bisa dikatakan terkendali karena jumlah pasien yang dirawat atau bed occupation rate masih dibawah 30 persen.

Baca Juga  KPU Karo Mulai Distribusikan Logistik Pilgubsu

Sidiq mengingatkan masyarakat tetap waspada dan tidak lengah meskipun kasus yang ada banyak Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kuncinya adalah bagaimana kita melaksanakan protokol kesehatan walaupun aktivitas yang dilakukan sudah hampir normal tapi protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” ucap dia.

Program vaksinasi yang tengah berjalan, diharapkan bisa membantu menurunkan angka keterjangkitan Covid-19.

Vaksinasi lanjutan setelah tenaga kesehatan akan ditujukan bagi kelompok lanjut usia (lansia) dan beberapa pelayan publik. Untuk program vaksinasi lansia tersebut tersedia 17 ribu dosis vaksin.

“Diperkirakan pelaksanaan vaksinasi kelompok lansia dengan usia 60 tahun ke atas awal Maret 2021,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Buka Rakor Kabupaten Kapuas Hulu Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022 

Berita

Wako Edi Kamtono : Selain Ditanam, Pohon Juga Harus Dirawat

Berita

Peduli Masyarakat di Wilayah Perbatasan, Satgas Yonif 407 Berikan Pelayanan Kesehatan*

Berita

Polres Bengkayang Siap Bantu Pemerintah Turunkan Kasus Stunting
Ket Gbr. Bupati Tapsel, H.Syahrul M Pasaribu,SH didampingi jajarannya dan Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj,SH.SIK.MH foto bersama dengan pengurus Masjid Babur Rahmat disela-sela penyerahan bantuan tempat cuci tangan portabel kapasitas 250 liter dan bantuan lainnya.

Berita

Bupati Bersama Kapolres Tapsel Ajak Masyarakat Untuk Jadi Jurkam Protokol Kesehatan

Berita

Pemko P.Sidimpuan Izinkan Shalat Idul Adha Di Mesjid

Berita

Luar Biasa Lagi Lagi, Pontianak 11 Kali Berturut-Turut Sandang WTP

Berita

Ada 151 Janda Baru Di Kota Psp Selama Pandemi Covid-19