Home / Berita

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:08 WIB

Tolak Pakai Dasi, Pemimpin Suku Maori Diusir dari Parlemen

Viewer: 496
0 0
Terakhir Dibaca:55 Detik

Kompasnasional l Seorang pemimpin masyarakat suku Maori Selandia Baru ditolak berbicara di parlemen karena tidak memakai dasi. Ia mengatakan pemaksaan kode berbusana Barat di parlemen telah melanggar haknya dan upaya menekan budaya masyarakat pribumi.

Selasa (9/2) kemarin Ketua Parlemen Selandia Baru Trevor Mallard dua kali mencegah Rawiri Waititi untuk mengajukan pertanyaan dalam sidang. Trevor mengatakan anggota parlemen hanya dapat mengajukan pertanyaan bila ia memakai dasi.

Baca Juga  Pantai Pangandaran bebas PKL

Ketika Waititi melanjutkan pertanyaannya setelah dua kali dihentikan, Mallard memintanya meninggalkan ruangan.

“Ini bukan tentang dasi, ini tentang identitas budaya, kawan,” kata Waititi sambil keluar dari ruang sidang.

Susunan anggota parlemen Selandia Baru tahun ini menjadi yang paling inklusif dalam sejarah Negeri Kiwi. Hampir setengah dari 120 kursi diduduki perempuan. Sekitar 11 persen diantaranya wakil dari masyarakat LGBTQI dan 12 persen wakil masyarakat Maori.

Baca Juga  Sehari Setelah Dilantik, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Bersama Pemprovsu

Usai pemilihan parlemen bulan Oktober tahun lalu untuk pertama kalinya parlemen Selandia Baru memiliki anggota parlemen asal Afrika dan Sri Lanka. Waititi menyebut dasi adalah ‘simpul kolonial’.

Ia mengatakan tahun lalu ia diberitahu akan diusir dari parlemen bila tidak memakai dasi. Selasa kemarin, ia memakai taonga, sebuah aksesori masyarakat Maori. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lembaga Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin mengikuti kegiatan Desk

Berita

Kondisi Wali Kota Pontianak Saat Ini Dinyatakan Negatif Covid-19

Berita

BERSAMA WARGA, PERSONIL POLSEK SINTANG KOTA PERBAIKI JEMBATAN RUSAKĀ 

Berita

Bantu Atasi Kesulitan Warga, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bhakti bersama Warga Perbaiki Pipa Sumber Air Bersih.

Berita

Dua Pejabat Di Agara Sekda dan Kadis Disperidagker Agara Kini Di Kabarkan Negatif Covid-19

Berita

Pasca 9 orang Staf Puskesmas Tanah Jawa Terkonfirmasi Positif Covid-19, Untuk Sementara Pelayanan di Tutup

Berita

Pemkab Melawi lakukan Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi dan Evaluasi Program Tematik Dengan KPK.

Berita

Prestasi Gemilang! 82 Siswa SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar Lulus Masuk PTN