Home / Politik

Rabu, 3 Februari 2021 - 08:20 WIB

Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

Viewer: 498
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasional l Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) tak memiliki etika dengan menyeret nama Presiden Joko Widodo di dalam konflik internal partai.

“Beliau orang muda, bagus. Tapi mulai lebih bijak lagi. Apalagi bicara di ruang publik. Boleh dia ngomong tapi tidak boleh nyebut nama Presiden, klarifikasi ke Presiden, etikanya tidak ada,” kata Marzuki.

Marzuki menilai semestinya AHY menyelesaikan permasalahan tersebut secara internal dengan menunjuk pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam gerakan yang berupaya melengserkannya dari kepemimpinan partai.

Ia pun menilai jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berada di posisi Jokowi saat ini tentu juga tak ingin diperlakukan seperti sekarang dengan diseret namanya ke dalam konflik internal sebuah partai.

Baca Juga  Singgung KAMI, Megawati: Di Situ Kayaknya Banyak Banget yang Kepengin Jadi Presiden

“Bagaimana kalau SBY dulu diperlakukan seperti itu. Tidak enak juga. Pasti tidak mungkinlah Pak Jokowi menanggapi (tudingan) itu. Kan tidak pas juga. Kalau ada orangnya si A, si B,tunjuk aja hidungnya. Dan dia harus menyampaikannya. Jangan orang sekitarnya nuduh-nuduh,” lanjut Marzuki.

Ia lalu menceritakan pengalamannya saat menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Saat itu ia juga pernah hendak dilengserkan.

Namun ia menyikapinya secara internal dan tidak membawa konflik tersebut ke eksternal. Karena itu ia meminta AHY menangani konflik internal partai secara bijaksana.

Baca Juga  Gibran Unggul Telak Versi Hitung Cepat, Pengamat Beberkan 3 Faktor

“Waktu itu kan gonjang-ganjing kan banyak, mau menjatuhkan Sekjen. Tidak pernah saya respons dengan berita-berita seperti ini. Kerja saja. Buktikan kerja kita bagus. Kita tunjukkan dan hasilnya kita menang pemilu saat itu,” kata Marzuki.

Sebelumnya AHY menyebut, ada salah seorang pejabat pemerintahan yang terlibat dalam upaya melengserkannya dari kursi ketua umum.

“Yang nonkader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan yang, sekali lagi, sedang kami mintakan konfimasi dan klarifikasinya kepada Presiden Joko Widodo,” kata AHY.
(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gus Irawan Pasaribu Apresiasi Program Asner-Susanti

Politik

Polemik RUU HIP dan Pembakaran Bendera PDIP Budayawan NU Heran Sifat Politicking Parpol Lebih Dominan

Politik

Politikus PSI: Bagi KAMI, Prabowo Hanya Alat

Politik

Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa
Foto cuitan twitter @koprofiljati yang menghina Ibu Negara Iriana

Berita

Body Shamming ke Ibu Negara Iriana Jokowi, Polisi Masih Cari Pemilik Akun Twitter @KoprofilJati

Politik

Habis Bertemu, Ketum Partai Demokrat dan MUI Sepakat Pasang Badan Tolak RUU HIP

Politik

Analisa Pakar: Ganjar Terganjal Puan di Pilpres 2024

Politik

Hasil Survei Pilkada Solo, Popularitas Gibran Rakabuming Nyaris Sempurna, Putra Jokowi: Matur Nuwun