Home / Berita

Senin, 1 Februari 2021 - 20:38 WIB

Lakukan Ambush, Satgas Pamtas Yonif 642, Kembali Amankan PMI di Jalur Tidak Resmi*

Viewer: 499
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional.com. Sanggau, Senin (1/2/21) – Dua Pos Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas mengamankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat melewati jalur tikus sektor Pos Sajingan Terpadu wilayah Kabupaten Sambas dan Pos Kumba Semunying, Kabupaten Bengkayang.

PMI yang diamankan kedua Pos Satgas tersebut sebanyak 18 orang. Selama di Malaysia, bekerja sebagai buruh kebun sawit, buruh cuci, maupun pegawai restoran.

Akibat dampak Covid 19, sehingga tidak bekerja lagi dan mengharuskan untuk kembali ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau.

Diungkapkan Letkol Inf Alim Mustofa, diamankannya 18 PMI tersebut bermula saat anggota Pos, yaitu Pos Sajingan Terpadu dan Kumba Semunying  melaksanakan rutin patroli dan ambush/pengendapan di sektor yang sudah ditentukan. Mulai dari hari Minggu hingga Senin ini.

Baca Juga  DANDIM SAMBAS : CIPTAKAN SINERGITAS DENGAN RAKYAT, SATGAS TMMD BERSIHKA JALAN

Dalam pelaksanaan tersebut, personel Pos berhasil mengamankan PMI Non Prosedural yang diantarannya, 15 orang PMI diamankan Pos Sajingan Terpadu di sektor jalan tikus wilayah Desa Sebunga, Kabupaten Sambas.

Sedangkan Pos Kumba Semunyung mengamankan sebanyak 3 orang PMI di sektor jalan tikus wilayah Dusun Kumba, Kabupaten Bengkayang. Yang masuk secara berkelompok.

“Selanjutnya, kedelapan belas PMI dilakukan pemeriksaan, baik orang, barang bawaan maupun kesehatan. Usai diperiksa dan dinyatakan negatif Covid -19, selanjutnya diserahkan kepada pihak Imigrasi dan Bea Cukai, untuk pendataan maupun pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Letkol Inf Alim Mustofa.

Baca Juga  Personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty bersama masyarakat perbatasan mempersiapkan acara Gawai Dayak

Dikatakan Dansatgas, setiap PMI yang masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur-jalur tidak resmi jalan tikus, akan kita periksa dan diarahkan untuk melewati serangkaian pemeriksaan. Seperti Karantina Kesehatan, Imigrasi dan Bea Cukai.

Selain itu juga, Satgas Pamtas akan terus melakukan pengawasan secara intensif dengan memperketat jalur-jalur tidak resmi di sepanjang wilayah perbatasan guna mencegah tindak pelanggaran hukum,” pungkas Dansatgas. (Pendam XII/Tpr).

Penulis : Eddy.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Alor Ancam Tembak Mati Kolonel TNI AD, Pangdam Udayana Geram Perintahkan Anak Buah Usut

Berita

SANGKAL PUTUNG PATAH TULANG WARISAN BUDAYA ASLI INDONESIA BAPAK ANSOR

Berita

Terkait Viralnya Video Wawancara Ustadz Nababan kepada Ustadz Abdul Mun’im, Polres Nias Selatan laksanakan Rapat bersama dengan Forkopimda.

Berita

Bamsoet, Nusron hingga Agus Gumiwang Hadiri Rapat Fraksi Golkar di DPR

Berita

RIBUAN PENONTON PADATI MALAM GAWAI DAYAK SINTANG

Berita

HUT TNI ke- 75, Gubernur Kalbar Bersama TNI- Polri dan Masyarakat Sinergi Untuk Membangun Kalbar

Berita

Kapolres Samosir Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan 

Berita

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun di Manado