Home / Berita

Minggu, 24 Januari 2021 - 19:27 WIB

Kisah Gadis Koititi Berhasil “Kabur” Dari Insiden Pemerkosaan

Viewer: 1869
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

HALSEL – KOMPAS NASIONAL | Luri, seorang pengusaha Ikan di Desa Koititi diduga mabuk dan mengajak paksa Nurain, gadis Desa Koititi yang masih duduk di bangku SMA kelas XII, dipaska berhubungan badan (intim).

Kronologis kejadian tersebut terjadi di Penginapan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Kamis (21/01/2021). Luri mengajak Nuraini bersama teman perempuan pergi ke Ternate, melintas dari Gane Barat menuju Kota Sofifi dan berjanji untuk mengantarnya sampai ke pelabuhan speed Sofifi.

Namun dalam perjalanan, Luri menghentikan laju kendaraan pic Up (roda empat) di Desa Matutin dan membeli minuman jenis cap tikus (miras) untuk dikonsumsi selama perjalanan.

Saat sampai di Kota Sififi pukul 21:00 WIT, Nurain mau menuju Ternate ikut spead boad, karena malam Nurain pun tidak diizinkan untuk pergi. Namun dengan maksud tertentu, Luri membujuk bahkan memaksa Nurain nginap di penginapan, ungkap Bibi Nurain meniru pengaduan Nurain di Kantor Polsek Saketa.

Baca Juga  Toyota Fortuner Untuk Anggota DPRD Jabar Pukulan Telak Rakyat Miskin

“Didalam penginapan, Luri kemudian melancarkan aksi bejatnya, beruntung Nurain berusaha kabur dari rayuan karena merasa ketakutan hingga nekat melarikan diri ke Ternate dengan menaiki Speed pada pukul 02:00 WIT,” jelas Bibi Nurain.

Sementara kejadian itu, Lanjut Bibi Nurain bahwa, Ponakanya itu tak sempat mengambil tas yang berisi pakean dan Hand Phone miliknya.

“Alhamdulillah belum terjadi apa-apa, namun henphone Nurain dihancurkan oleh Luri akibat kesal dengan sikap Nurain yang kabur dari penginapan, karena tidak memenuhi paksaanya,” Tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Gane Barat, Ipda Rizal Mochammad saat dikonfirmasi lewat Via Whatsap, Minggu (24/01/20) dirinya membenarkan adanya laporan Kasus dugaan pemerkosaan warga Desa Koititi.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Sosialisasi Tentang Regrouping SDN di Kota Pematangsiantar

Namun, Lanjut Ipda Rizal Mochammad, bahwa laporan pada hari Jumat (22/01) Kemarin tersebut, TKP-nya bukan di wilayah Polsek Gane Barat bahkan bukan wilayah Polres Halmahera Selatan, maka pihak polsek arahkan korban untuk melapor ke polsek oba utara.

Saat ditanyakan terkait jalur kordinasi langsung dari Polsek Gane Barat ke polsek Oba Utara, Ipda Rizal Mochammad menyampaikan bahwa pihak polsek Gane Barat sudah membantu dengan membuatkan surat pengantar untuk ke Polsek Oba Utara.

“Bisa via telfon tetapi adsminitrasinya nanti akan disana, pemeriksaannya pun juga oleh anggota Polsek Oba Utara karena TKP nya ada di sana,”Jelasnya

(FIK)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya Tinjau Rencana Lokasi Bandara Bali Utara

Berita

Walikota P.Sidimpuan Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Berita

Mentan SYL : Pelabuhan Pulau Kijing Membuka Peluang Ekspor Produk Lokal Ke Mancanegara

Berita

Samosir Kedua Tertinggi Vaksinasi se-Sumatera Utara, Dapat Pasokan 20.000 Dosis Vaksin

Berita

Kemlu Berhasil Pulangkan 54 WNI Terjaring di Markas Scam Myanmar

Berita

Hormati Adat Istiadat Setempat, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Karya Bakti Membantu Warga Penyiapan Acara Gawai

Berita

Bupati Samosir Fokus pada Program Vaksinasi

Berita

BMKG Hibahkan 9 Unit Sirene Tsunami pada Pemprov Bali