Home / Internasional

Senin, 18 Januari 2021 - 10:22 WIB

Hari Pertama Menjabat, Joe Biden Langsung Akhiri Larangan Negara Muslim Masuk AS

Viewer: 447
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik

Kompasnasional l Di hari pertama menjabat Rabu, 20 Januari 2021, presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden berencana mengambil tindakan eksekutif untuk membatalkan beberapa keputusan paling kontroversial dari pendahulunya, Donald Trump.

Joe Biden akan mengakhiri pembatasan oleh kebijakan Trump pada imigrasi ke AS dari beberapa negara mayoritas Muslim, dan pindah untuk bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris.

Joe Biden juga mengamanatkan penggunaan masker di gedung-gedung pemerintahan dan selama perjalanan antarnegara.

Kepala staf Joe Biden, Ron Klain mengatakan presiden baru AS itu akan menandatangani belasan perintah eksekutif untuk mengubah kebijakan Donald Trump yang dia kritik selama kampanye pemilu AS.

Baca Juga  Ini Kata Capres AS Dalam Debat Soal ISIS Sampai Lapangan Kerja

Tindakan Biden lainnya lainnya termasuk memperpanjang jeda pembayaran pinjaman siswa dan tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah penggusuran dan penyitaan bagi warga AS yang berjuang selama pandemi.

Tindakan eksekutif ini akan memberikan bantuan kepada jutaan orang Amerika yang berjuang dalam menghadapi krisis ini,” kata Klain dalam memo tersebut, seperti dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan Biden akan mengambil tindakan tidak hanya untuk memulihkan kerusakan paling parah dari pemerintahan Trump tetapi juga untuk mulai memajukan AS.

Baca Juga  Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi, Tewas dalam Kecelakaan di Riyadh

Di hari kedua pada Kamis 21 Januari 2021, Klain mengatakan Biden akan menandatangani perintah terkait wabah Covid-19 yang bertujuan untuk membuka kembali sekolah dan bisnis serta memperluas pengujian virus.

Keesokan harinya, Jumat, Biden akan melihat tindakan memberikan bantuan ekonomi kepada orang yang menderita biaya ekonomi dari pandemi.
Presiden AS biasanya bergerak cepat untuk menandatangani serangkaian tindakan eksekutif saat mereka menjabat.

Donald Trump juga pernah melakukan hal yang sama, tetapi dia menemukan banyak penentangan atas perintahnya dan bahkan ditolak oleh pengadilan.
(PR/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bertemu Donald Trump di Singapura, Kim Jong-un Kembali Bawa Toilet Pribadi

Berita

Cegah Penyakit, Balaroa dan Petobo Disemprot Disinfektan Pakai Heli

Internasional

China Diduga Akan Ambil Alih Alibaba dan Ant Group dari Jack Ma

Internasional

Panggung Dunia Bakal Berbeda Tanpa Donald Trump

Berita

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Berita

Penembakan di Kantor Youtube

Internasional

Prancis Naikkan Upah dan Potong Pajak Demi Setop Aksi Rompi Kuning

Berita

Jokowi Akan Cek Bantuan Dana Perumahan Korban Gempa Lombok