Home / Berita

Jumat, 15 Januari 2021 - 13:24 WIB

Wali Kota Pontianak Serahkan Santunan Korban Sriwijaya Air SJ-182 dari Jasa Raharja

Viewer: 448
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Pontianak Kalbar Kompas nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis santunan dari PT Jasa Raharja kepada ahli waris dari Ihsan Adhlan Hakim, penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak.

“Santunan ini merupakan tanggung jawab dari asuransi Jasa Raharja,” ungkapnya usai menyerahkan santunan secara simbolis di kediaman ahli waris Gang Ikrar Kelurahan Sungai Jawi Dalam Kecamatan Pontianak Barat, Jumat (15/1/2021).

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak siap untuk membantu kelancaran proses pemakaman para korban.

Berdasarkan data KTP-el, tercatat ada 10 warga Kota Pontianak yang turut menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Namun yang berdomisili di Kota Pontianak secara keseluruhan berjumlah 15 orang.

“Pemkot Pontianak akan membantu seluruhnya sehingga tidak ada kendala, termasuk untuk administrasi surat-menyurat lainnya,” tuturnya.

Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Barat, Regy S Wijaya menerangkan, saat ini pihaknya menyerahkan santunan kepada empat korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 atas nama Ihsan Adhlan Hakim, Yohanes Suherdi, Supriyanto dan Riko.

Baca Juga  Polres Sintang Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkoba

“Dari keempat korban tersebut ada yang ahli warisnya berada di Jakarta yakni Riko.

Penyerahan secara simbolisnya dilakukan di Jakarta,” terangnya.

Masing-masing korban menerima santunan sebesar Rp50 juta. Regy menambahkan, saat ini proses pendataan para korban terus dilakukan.

Secara keseluruhan terdapat 58 korban yang teridentifikasi.

Untuk di wilayah Kalbar, ada 20 ahli waris. Sementara dua korban masih belum teridentifikasi.

“Enam diantaranya sudah kami serahkan santunannya,” imbuhnya.

M Nasir, orang tua dari almarhum Ihsan Adhlan Hakim, menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasinya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, maskapai Sriwijaya Air dan Jasa Raharja.

“Perwakilan keluarga sudah ada yang ke Jakarta, mudah-mudahan jika tidak ada kendala jasad Ihsan besok, Sabtu (16/1/2021) sudah bisa dibawa ke Pontianak,” ucapnya.

Baca Juga  Hari Listrik Nasional ke-76, PLN UP3 Pematangsiantar Raih Penghargaan Tingkat Nasional

Sementara, terangnya lagi, istri dari Ihsan, Putri Wahyuni, hingga kini masih belum teridentifikasi.

Dikatakannya, dengan kondisi sekarang, pencarian akan dilakukan selama sepekan.

Saat ini masih terus dirapatkan apakah proses pencarian akan terus dilanjutkan atau tidak.

“Karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, tim pencarian sudah bekerja keras tapi sulit,” kata Nasir.

Ia menceritakan, sedianya Ihsan bersama sang istri berencana menggelar acara ngunduh mantu pada 16 Januari 2021.

Ihsan selama ini memang berdomisili dan ber-KTP di Jakarta.

Pihak keluarga mendapat kabar dari pihak Sriwijaya Air dan DVI untuk datang ke Jakarta karena jasad Ihsan sudah teridentifikasi.

“Namun kemungkinan jasad tidak utuh,” pungkasnya.

(Hasnan.s)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kepala Staf Kodim 1208/Sambas Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sambas.

Berita

Sambut Hari Bhayangkara 2022, Polri Gelar Lomba Menembak Bersama Pati TNI-Polri Dengan Insan Pers

Arsip

Ganjar Pranowo dan kasus e-KTP yang bikin gerah

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Kota Baru Monitoring Pembagian BLT-DD Desa Bina Jaya 

Arsip

Tolak Sistem Satu Arah, Ratusan Warga Solo Shalat di Tengah Jalan

Arsip

Bank BNI dipercaya Polri layani samsat online secara nasional
Foto Ilustrasi

Berita

‘Bidan’ Aborsi di Hotel Jambi Cuma Tamatan SMA-Patok Harga Rp 5 Juta

Arsip

Parah! Polisi Jual Kunci Jawaban Tes Penerimaan Brigadir