Home / Asahan / Berita / Daerah

Kamis, 14 Januari 2021 - 00:16 WIB

Polisi Tembak Residivis Karena Lawan Petugas

Viewer: 521
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

KOMPAS NASIONAL I ASAHAN, Perlawanan yang dilakukan Daniel Simarmata, biasa dikenal dengan panggilan Niel, terhenti usai sebutir timah panas menembus betis kaki kirinya.

Residvis dalam berbagai kasus itu terpaksa ditembak Polisi dari Satreskrim Polres Asahan karena melawan dan coba melukai anggota tim yang dipimpin langsung Kanit Jahtanras Iptu Moelyoto SH, Rabu (13/01/21/) sekira pukul 15.15 WIB, di sekitaran Jalan SM Raja Kelurahan Kisaran Barat Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

“Pas mau ditangkap, pelaku mau melukai anggota menggunakan potongan gunting yang sudah dimodifikasi menyerupai pisau. Jadi menghindari hal yang tak diinginkan terpaksa kita lakukan tindakan terukur. Pelaku ini sebelumnya sudah 3 kali masuk penjara. 2 kali curi kreta dan 1 kali curi Hp. Pelaku diketahui memang sering membawa senjata tajam setiap beraksi,” terang Kapolres Asahan melalui Kasat Reskrim AKP Rahmadani SH, saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Di Pontianak Landai, Kesadaran Warga Terapkan Prokes Meningkat

Lanjut Rahmadani, penangkapan pelaku berawal dari laporan seorang warga, yang mengaku kehilangan satu unit Sepeda motor dan sebuah tabung gas elpigi 3 Kg dari dalam warungnya, Minggu (03/01/21) pagi.

“Kira-kira jam 6 pagi, istri korban pas mau belanja ke pajak dah gak liat kereta. Diliatnya pintu warung sudah terbuka. Dicek lagi rupanya tabung gasnya juga sudah hilang. Langsung dibanguninya suaminya. Warung itu sekaligus rumah tempat tinggal juga,” ungkap Ramadhani.

“Pengakuan pelaku main 2 sama kawannya. Saat ini identitas pelaku satu lagi sudah kita ketahui dan dalam pengejaran,” akhir Rahmadani di Mapolres Asahan.

Ditanyai wartawan, pelaku mengaku awalnya hanya berniat mencuri tabung gas milik korban.

Baca Juga  Gubernur Sumut Siap Bantu Tapsel Untuk Pengembangan Pertanian

Hanya saja, saat akan keluar, dirinya melihat satu unit sepeda motor milik korban, Honda Scoopy BK 4221 VAI dengan kondisi Kunci masih tergantung.

“Pas kami lewat, kuliat gemboknya rusak. Trus aku turun (masuk ke warung). Gitu mau keluar, kuliat kreta ada kuncinya, langsung kubawa lah bang,” aku Niel ditanyai.

Diakui pria bertato warga Jalan Sei Tanjung Kelurahan Sendang Sari Kisaran Barat ini, sepeda motor korban langsung digadaikannya kepada seorang kenalannya.

“Gitu dapat langsung kugadai Rp 750 ribu sama kawanku, orang Air Joman. Aku main sama si Koko bang, anak (jalan Patimura). Kalau tabungnya kubawa ke rumah,” ucapnya lagi usai mendapatkan perawatan tim medis RS HAMS Kisaran. (Gus)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengurus Pramuka Kwarcab Kota Sidempuan Beraudensi Dengan Wali Kota

Berita

Seorang Supir Truk Berhasil Di Tangkap Satresnarkoba Polres Melawi Karena Gunakan Narkoba*

Berita

SEKDA KALBAR AJAK PERAN JURNALIS SEBAGAI SARANA PENCERDASAN POLITIK

Berita

Stafsus Jokowi: Biarkan Pilpres Berjalan Tertib, Jangan Buat Gerakan untuk Ganti Presiden

Berita

Gawai Dayak Sintang 2022 Usai, Panitia Bersama Dinas Terkait Keroyokan Membersihkan Betang Jerora Satu.

Berita

DPRD Kabupaten Samosir Gelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu Anggota dan Pengganti Wakil Masa Jabatan 2019-2024

Berita

Sat Polair Polres Ketapang Hadir,Permasalahan Antar Kelompok Nelayan Selesai

Berita

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Percepatan Penyerapan Anggaran dan Evaluasi PPKM