Viewer: 798
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 9 Desember 2020 - 08:52 WIB

Apakah Alam Semesta Itu Memang Sangat Gelap?

Viewer: 799
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Alam semesta selalu digambarkan sebagai ruang yang sangat gelap. Setidaknya itulah yang selama ini dikemukakan para astronom.

Dikutip dari New York Times, Selasa (8/12/2020), Ton Lauer, dari National Optical-Infrared Astronomy Research Laboratory di Tucson, Arizona mengatakan bahwa alam semesta tak sepenuhnya gelap, dan kita belum sepenuhnya mengetahui terdiri dari apa saja alam semesta itu.

“Ada sesuatu di luar sana yang tidak diketahui,” kata Dr Lauer.

Sejauh 4 miliar mil dari matahari, jauh dari planet-planet terang dan cahaya yang dihamburkan oleh debu antarplanet, Dr Lauer dan timnya berharap ada ruang kosong yang dua kali lebih terang.

Baca Juga  Aplikasi Besar Mulai Tinggalkan Windows Phone, Ada Apa?

Penjelasan yang paling mungkin yakni, bahwa ada lebih banyak galaksi atau gugus bintang yang sangat redup yang berkontribusi pada cahaya latar alam semesta daripada yang ditunjukkan oleh model mereka.

Namun, spekulasi yang muncul selama ini adalah keberadaan materi gelap yang dianggap menyebabkan alam semesta tampak diselimuti kegelapan.

Alam semesta dianggap dipenuhi dengan ‘materi gelap’, yang substansi pastinya tidak diketahui, tetapi gravitasinya membentuk kosmos yang terlihat.

Beberapa teori menyatakan bahwa materi tersebut bisa jadi partikel awal subatom eksotis yang runtuh secara radioaktif atau bertabrakan dan memusnahkan dirinya sendiri dalam kilatan energi yang menambah cahaya universal.

Baca Juga  4 Resiko Kecerdasan Buatan Yang Ancam Umat Manusia

Dr Lauer dan timnya mencoba keluar meninggalkan spekulasi materi gelap tersebut.

“Pekerjaan kami hanya berkaitan dengan mengukur tingkat fluks itu sendiri. Sebagai pengamat, kami menawarkan ini untuk mereka yang dapat mengetahui apa yang harus dilakukan dengannya,” jelas Dr Lauer.

Pada November lalu, Marc Postman, astronom di Space Telescope Science Institute di Baltimore, sekaligus penulis utama laporan tersebut mengatakan bahwa penting dilakukan untuk mendapatkan perkiraan kandungan energi total alam semesta.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Samsung Jelaskan Penyebab Meledaknya Galaxy Note 7

Berita

Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Arsip

Modobag, Koper Beroda Bisa Jadi Kendaraan di Bandara

Teknologi

Tukang Tambal Bisa Bangkrut Gara-gara Ban Ini

Berita

Viral Video Power Bank Terbakar di Pesawat

Asahan

Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

Teknologi

Mobil Terbang Mulai Legal Digunakan di Jalan Raya

Teknologi

Perintis Bahan Bakar 100% Sawit, Subagjo: Keinginan Jokowi sudah terpenuhi Pertamina