Viewer: 787
0 0

Home / Teknologi

Minggu, 6 Desember 2020 - 20:59 WIB

Studi: Buka Jendela Tekan Penularan Covid-19 di Mobil

Viewer: 788
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Kompasnasional lSebuah penelitian terbaru menyebut pola aliran udara di dalam mobil dapat memengaruhi penularan virus corona (Covid-19) dan patogen udara lainnya. Studi dari Universitas Brown Amerika Serikat ini dilakukan menggunakan simulasi komputer.

Hasil studi menyatakan risiko penularan lebih tinggi apabila semua jendela mobil dalam kondisi tertutup. Penularan menurun setiap kali jendela mobil dibuka. Penularan paling rendah adalah ketika semua jendela mobil terbuka.

“Berkendara dengan jendela terbuka dan AC atau pemanas menyala jelas merupakan skenario terburuk, menurut simulasi komputer kami,” kata salah satu penulis utama penelitian tersebut, Asimanshu Das.

Das yang juga merupakan mahasiswa pascasarjana di Universitas Brown mengatakan jendela yang terbuka menciptakan pola aliran udara yang secara dramatis mengurangi konsentrasi partikel di udara antara penumpang dan pengendara.

Baca Juga  Ditabrak Burung Saat Hendak Landing, Pesawat Garuda Indonesia Batal Terbang

“Skenario terbaik yang kami temukan adalah membuka keempat jendela, tetapi membuka satu atau dua jendela jauh lebih baik daripada menutup semuanya,” ujar Das.

Dua orang tersebut adalah pengemudi dan penumpang yang duduk kursi belakang di sisi yang berlawanan dari pengemudi. Para peneliti memilih pengaturan tempat duduk itu karena memaksimalkan jarak fisik antara dua orang.

Model tersebut mensimulasikan aliran udara di sekitar dan di dalam mobil yang bergerak dengan kecepatan 80km per jam. Model juga mensimulasikan pergerakan dan konsentrasi aerosol yang berasal dari pengemudi dan penumpang.

Salah satu alasan mengapa membuka jendela lebih baik dalam hal transmisi aerosol adalah karena meningkatkan jumlah pergantian udara per jam (ACH) di dalam mobil.

Baca Juga  Kekuatan Indonesia Jadi Raja Baterai dan Mobil Listrik di Asean

Studi juga menunjukkan bahwa kombinasi yang berbeda dari jendela yang terbuka menciptakan aliran udara yang berbeda di dalam mobil, yang dapat meningkatkan atau mengurangi paparan aerosol yang tersisa.

Dua aliran angin akan terjadi apabila semua jendela terbuka. Karena penumpang dalam simulasi duduk di sisi berlawanan dari kabin, sangat sedikit partikel yang akhirnya dipindahkan di antara keduanya.

Pengemudi dalam skenario ini berisiko sedikit lebih tinggi daripada penumpang karena aliran udara rata-rata di dalam mobil mengalir dari belakang ke depan, tetapi kedua penumpang mengalami perpindahan partikel yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan skenario lainnya.
(CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Teknologi

Mobil Terbang Mulai Legal Digunakan di Jalan Raya

Arsip

Resmi Diluncurkan, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge Tampil Cantik di MWC

Teknologi

Lagi, Jembatan Kaca di Tiongkok Pecahkan Rekor Dunia

Arsip

Demam Pokemon Go Sudah Berakhir?

Berita

Puluhan Ribu Data Pengguna VR Porno Dibajak

Arsip

Tolak Aturan Performa, Driver GO-JEK Wanita Juga Ikut Aksi Demo
Pria Ini Ditangkap Polisi Karena Menghina Institusi Polri di Facebook-kompasnasional

Arsip

Pria Ini Ditangkap Polisi Karena Menghina Institusi Polri di Facebook

Arsip

Dilepas 129 Jutaan, Toyota Calya Terjual 8.000 Unit Per Bulan