Viewer: 767
0 0

Home / Berita

Jumat, 20 November 2020 - 14:22 WIB

Viral Diduga Aliran Sesat, Jika Dapat 10 Pengikut Dijanjikan Hadiah Motor

Viewer: 768
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Kompasnasional | Video pembaiatan yang diduga melenceng dari ajaran islam heboh di Kota Palopo.

Tiga orang mahasiswi yang sedang melakukan praktik kerja di SMPN 8 Palopo, dibaiat oleh HS.

HS adalah suami dari seorang guru SMP tempat mahasiswi tersebut melakukan praktik.

Dalam keterangannya, Kepala Kemenag Kota Palopo, Rusdy Hasyim mengaku, sebelum dibaiat, ketiga mahasiswi ini diiming-imingi hadiah.

Mahasiswi yang berhasil mendapatkan 10 pengikut, dapat hadiah 1 unit motor.

“Kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan kepolisian. Mahasiswi dalam video itu juga sudah dimintai keterangan,” kata Rusdy, Jumat (20/11/2020).Namun, informasi tersebut kata Rusdy masih dari satu pihak. Sang pembaiat, HS belum dimintai keterangan.Nanti tim dari Kejaksaan yang akan menindaklanjuti. Karena kasus ini resmi ditangani tim dari Kejaksaan,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Muda : PPKM Mikro Langkah Tepat Tekan Penularan Covid

Tim yang dimaksud adalah tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (Tim PAKEM) Kejari Kota Palopo.

Apabila, hasil dari tim tersebut menemukan adanya dugaan aliran sesat, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Bisa pidana jika itu betul-betul aliran sesat. Nanti tim dari Kejaksaan yang tentukan,” jelasnya.Nanti tim dari Kejaksaan yang akan menindaklanjuti. Karena kasus ini resmi ditangani tim dari Kejaksaan,” tambahnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga meminta masyarakat agar selalu mewaspadai aliran sesat yang tidak sejalan dengan syariat Islam. Hal seperti ini bisa memecah bela persaudaraan.Kita tidak tahu, jangan sampai hal-hal seperti ini ada di sekitar kita. Tetap waspadai aliran-aliran yang tidak sejalan dengan syariat islam,” ujar Sudirman.

Baca Juga  Tersengat Arus Listrik , Wabup Humbahas Berkunjung Kerumah Duka , Untuk Memberikan Kata Penghiburan

Ia mengaku persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah konflik antara sesama umat Islam itu sendiri. Jangan sampai hal seperti ini terjadi di Sulsel. (SS/Red)

Sebelumnya, pembaiatan itu terjadi saat guru HN mengajak tiga mahasiswi untuk makan kapurung di rumahnya.

Dari situlah, HS memprospek mereka dengan membaca tulisan yang tertera di laptop.

Tulisan tersebut berjudul, “atas nama Tuhan semesta alam yang maha pengasih dan maha pengasih dan penyayang. Dalam poin itu disebutkan rela korbankan harta dan diri demi Tuhan semesta alam.

Karena bunyi kalimatnya yang aneh, satu dari tiga mahasiswi itu kemudian merekam dan mengadukan hal ini ke pihak sekolah.(SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Distribusikan Sargal Bendera Merah-Putih Untuk Warga Perbatasan

Berita

Edi Berharap Terbentuk nya Tim GTRA Tuntaskan Sengketa Tanah di Pontianak

Berita

Langgar Kode Etik Anggota Polresta Pontianak Kota di PTDH

Berita

Jokowi Pastikan Tarif Kereta Cepat Tidak Disubsidi, Operator Usul Rp 300 All In

Berita

Rahmat Nasution SSos Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tapsel Priode 2020 – 2025

Berita

Operasi Imbangan Ops Pekat II Kapuas 2021, Polsek Embaloh Hulu Lakukan Penertiban

Berita

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Proses Pemakaman untuk Meringankan Beban Warga 

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bhakti Bangun Rumah Masyarakat Perbatasan.*