Viewer: 2540
0 0

Home / Berita / Daerah / Kriminal

Kamis, 19 November 2020 - 23:23 WIB

Jerit Tangis Ruliana Boru Gultom “Habis Hartaku, Tiga Anak dan Mertua Tewas Dilindas Truk Kurang Ajar Itu”

Viewer: 2541
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Kompas Nasional I Siantar

Jeritan tangis Ruliana boru Gultom, “hartaku habis tiga anakku dan mertuaku tewas di lindas truk kurang ajar itu,” terial dan tangis Ruliana di ruang Instlasi Kedokteran Forensik dan Medikologi (IKFM) RSUD Djasamen Saragih, pada Kamis (19/11/2020).

Teriak dan jerit tangis itu memecahkan suasana hening ruang IKFM RSUD  Djasamen Saragih. Mendengar jerit dan tangisan itu, sejumlah keluarga berupaya memeluk menenangkan Ruliana yang menjerit menangis histeris.

Jerit tangis histeris Ruliana boru Gultom semakin meledak di ruang IKFM RSUD dr Djasamen Saragih saat melihat tiga anaknya menjadi korban tewas terlindas truk tronton.

Betapa tidak, selain tiga orang anaknya sekaligus tewas dilindas truk tronton di Jalan Asahan KM 4 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, mertuanya juga tewas di RS Vita Insani dengan kaki terputus di lindas truk tronton

Baca Juga  Pelajar SMP Berhasil Diringkus Polisi setelah Berhasil Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Untuk diketahui,  kecelakaan maut i
tu juga melukai kedua kaki mertua dari Ruliana, yakni Hotdiman Sidabutar, yang membonceng ketiga anaknya saat terjadi kecelakaan tersebut.

Silih berganti pihak keluarga, yang datang ke ruang IKFM RSUD, memeluk dan berusaha menenangkan Ruliana yang menangis histeris.

“Sia-sia semua pengorbananku, semuanya habis, merekanya hartaku. Gak ada lagi yang menghibur aku. Truk kurang ajarnya itu,” jerit Ruliana yang tinggal di KM 4 Simpang Karang Anyer Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.

Baca Juga  Lonjakan Kasus dan Kematian Covid-19 di Tengah Kasus Omicron XBB

Informasi diperoleh Kompasnasional.com, mertua Ruliana  Hotdiman Sidabutar pensiunan TNI yang mengalami patah kedua kakinya usai dirawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, akhirnya meninggal setelah di besuk Istrinya.

Kepada Kompasnasional.com, pihak keluarga Sidabutar saat ditemua di Ruang IKFM mengatakan, ketiga korban Loveli perempuan 7) kelahiran 2013 dan dua anak laki-laki yaitu Kevin (6) kelahiran tahun 2014 dan Doharman (3) kelahiran tahun 2017.

“Selama ini memang Oppungnyan yang mengantar jemput sekolah ketiga cucunya,” kata pihak keluarga.(Son)

Editor: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BPBD Himbau Warga Kapuas Hulu Tetap Waspada, Ada 148 Kejadian Bencana di Kapuas Hulu Selama Tahun 2021

Berita

Bupati Sis Lantik Ketua BPD Sekecamatan Putusibau Utara

Berita

Lahan Tiba-tiba Diserobot dan Diduduki Ormas, Selamatkan Pakai Cara Ini

Daerah

Wakil Bupati Kapuas Hulu Menutup Turnamen Desa Mawan Kecamatan Pengkadan

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon Rakor Pelaksanaan Vaksinasi*

Berita

Perbup Kabupaten Tapsel No 49 Tahun 2020 Di Sosialisasikan

Berita

Bupati Samosir Dukung Penyerahan Aset SMAK dari Keuskupan Agung Medan ke Kemenag RI

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Hasil Pemeriksaan Post Audit Itjenad*