Viewer: 2478
0 0

Home / Berita / Daerah / Kriminal

Kamis, 19 November 2020 - 23:23 WIB

Jerit Tangis Ruliana Boru Gultom “Habis Hartaku, Tiga Anak dan Mertua Tewas Dilindas Truk Kurang Ajar Itu”

Viewer: 2479
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Kompas Nasional I Siantar

Jeritan tangis Ruliana boru Gultom, “hartaku habis tiga anakku dan mertuaku tewas di lindas truk kurang ajar itu,” terial dan tangis Ruliana di ruang Instlasi Kedokteran Forensik dan Medikologi (IKFM) RSUD Djasamen Saragih, pada Kamis (19/11/2020).

Teriak dan jerit tangis itu memecahkan suasana hening ruang IKFM RSUD  Djasamen Saragih. Mendengar jerit dan tangisan itu, sejumlah keluarga berupaya memeluk menenangkan Ruliana yang menjerit menangis histeris.

Jerit tangis histeris Ruliana boru Gultom semakin meledak di ruang IKFM RSUD dr Djasamen Saragih saat melihat tiga anaknya menjadi korban tewas terlindas truk tronton.

Betapa tidak, selain tiga orang anaknya sekaligus tewas dilindas truk tronton di Jalan Asahan KM 4 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, mertuanya juga tewas di RS Vita Insani dengan kaki terputus di lindas truk tronton

Baca Juga  PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR GELAR SOSIALISASI PENATAAN KERAMBA JARING APUNG

Untuk diketahui,  kecelakaan maut i
tu juga melukai kedua kaki mertua dari Ruliana, yakni Hotdiman Sidabutar, yang membonceng ketiga anaknya saat terjadi kecelakaan tersebut.

Silih berganti pihak keluarga, yang datang ke ruang IKFM RSUD, memeluk dan berusaha menenangkan Ruliana yang menangis histeris.

“Sia-sia semua pengorbananku, semuanya habis, merekanya hartaku. Gak ada lagi yang menghibur aku. Truk kurang ajarnya itu,” jerit Ruliana yang tinggal di KM 4 Simpang Karang Anyer Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.

Baca Juga  DEKLARASI DAMAI DAN DOA BERSAMA DALAM RANGKA PEMILIHAN BUPATI/WAKIL BUPATI TAHUN 2020

Informasi diperoleh Kompasnasional.com, mertua Ruliana  Hotdiman Sidabutar pensiunan TNI yang mengalami patah kedua kakinya usai dirawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, akhirnya meninggal setelah di besuk Istrinya.

Kepada Kompasnasional.com, pihak keluarga Sidabutar saat ditemua di Ruang IKFM mengatakan, ketiga korban Loveli perempuan 7) kelahiran 2013 dan dua anak laki-laki yaitu Kevin (6) kelahiran tahun 2014 dan Doharman (3) kelahiran tahun 2017.

“Selama ini memang Oppungnyan yang mengantar jemput sekolah ketiga cucunya,” kata pihak keluarga.(Son)

Editor: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ramadan Momentum Meningkatkan Kepekaan Sosial di Tengah Pandemi

Berita

Kunjungi Ruang Tahanan Polsek Putussibau Selatan, Ini Pesan Waka Polres Kapuas Hulu

Berita

Walikota bersama Forkopimda Kota Psp Lakukan Silaturrahmi Dengan Masyarakat Silayang-layang Kelurahan Wek II Psp Utara

Berita

KOMPOL ABDUL MALIK,.S,Ip,.M,Sos Kapolsek Pontianak Timur Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Tunai Kepada PKL, Warung dan Nelayan

Berita

Hadiri Musrenbang Kecamatan, Plh Bupati : “Utamakan Program Prioritas”

Berita

Pangdam XII/Tpr Berikan Pembekalan Pasis Dikreg XLVIII Sesko TNI Dalam Rangka Geladi Waskita Dharma*

Berita

Dengan Ditetapkannya PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar Gelar Rapat Koordinasi PPKM Darurat Di Wilayah Hukum Provinsi Kalbar

Berita

Peringati Hardiknas, Kadisdik Pematangsiantar Ajak Seluruh Guru Sebagai Penggiat Merdeka Belajar