Tapsel, Kompas Nasional – Hari ini Kepala Desa Sinyior dan anaknya sama-sama diperiksa dalam kasus yang berbeda. Irwansyah selaku Kepala Desa Sinyior diperiksa oleh Inspektorat Tapsel dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa. Sedangkan anaknya Riski ditengarai kesandung kasus dugaan penganiayaan terhadap salah seorang Aktivis.
Sumber terpercaya menyebutkan, hari ini Kamis (12/11) pihak Inspektorat sedang turun melakukan pemeriksaan/audit terhadap penggunaan anggaran Dana Desa Sinyior. Dimana sebelumnya terdapat laporan pengaduan dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Sinyior kepada Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Kejari Tapsel).
Dalam proses pengembangan laporan pengaduan tersebut, Kejari Tapsel saat ini sedang koordinasi dengan Inspektorat Tapsel untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung. Kajari Tapsel Ardian,SH kepada wartawan, Kamis (12/12) menjelaskan proses hukum terhadap kasus dugaan korupsi Kepala Desa Sinyior pihak Kejari masih tahap koordinasi dengan Inspektorat Tapsel. “Kita masih koordinasi sama APIP (Inspektorat) Tapsel dalam mengumpulkan bukti-bukti pendukung”, Jelas Kajari.
Pada perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan Riski selaku anak Kepala Desa Sinyior menurut jadwal undangan yang dilayangkan Polres Tapsel terhadap terlapor, hari ini Kamis (12/11) pukul 9.00 WIB, terlapor diharapkan hadir ke Polres dalam prosesi wawancara. Selain Riski, Polres juga mengundang Erwan Siregar.
Info yang didapat, dugaan korupsi yang dilakukan Kepala Desa Sinyior adalah dugaan penggelembungan harga perbaikan jembatan gantung dan dugaan pelanggaran terhadap peraturan tehnis dalam pelaksanaan pembangunan Bronjong. (k. Ikhfan )





