Viewer: 936
0 0

Home / Berita

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:02 WIB

HUT Kota Pontianak ke-249 Di Tengah Pandemi Covid-19 Pemkot Tiadakan Berbagai Event

Viewer: 937
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Pontianak Kalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meniadakan berbagai event dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-249.

Di Harjad Kota Pontianak yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2020 mendatang, Pemkot Pontianak akan memperingatinya dengan menggelar upacara secara terbatas sesuai protokol kesehatan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, peringatan Harjadi Kota Pontianak tahun ini memang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Kita akan lakukan secara sederhana, dirangkaikan dengan ziarah ke Makam Batu Layang, tahlilan dan upacara terbatas, ungkapnya, Senin (12/10/2020).

Setelah rangkaian kegiatan tersebut,

lanjutnya, dilanjutkan dengan penyampaian Nota Keuangan di DPRD Kota Pontianak untuk program tahun 2021.

Baca Juga  Polda Kalbar Gencarkan Vaksinasi di Enam Tempat Berbeda Selama Dua Hari, Dengan Target 590 Orang

Sebagaimana diketahui, Harjad Kota Pontianak setiap tahunnya selalu diisi dengan berbagai event seni dan budaya khas Pontianak seperti Festival Arakan Pengantin, Festival Saprahan, Festival Meriam Karbit dan event-event lainnya.

Namun tahun 2020 ini, Pemkot Pontianak meniadakan event-event yang bersifat mengumpulkan massa.

Langkah ini kita lakukan demi mencegah penularan Covid-19 agar tidak meluas, sebutnya.

Edi menilai pandemi Covid-19 ini telah merubah segala aspek kehidupan manusia.

Hampir seluruh sektor kegiatan terdampak terutama perekonomian.

Oleh sebab itu, ia berharap hal ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk semua yang harus dihadapi ke depan.

Baca Juga  Pelantikan Tim Pemenangan HASIM-TPS di 32 Kabupaten Simalungun Sukses

Karena kita belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir, tuturnya.

Dirinya berharap pandemi yang terjadi sejak Maret 2020 hingga saat ini bisa menjadikan pelajaran bagi semua sehingga dibutuhkan daya inovasi dan kreativitas untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Kunci dari itu semua adalah masyarakat harus ada rasa kebersamaan, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Selain itu pula harus jeli melihat peluang dan inovasi terutama di sektor perekonomian.

Sehingga jika perekonomian bergerak setidak-tidaknya kita tidak terpuruk lebih jauh, setelah itu baru recovery untuk pemulihan agar bisa lebih baik dari sebelum pandemi Covid-19, pungkas nya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 121/Abw Buka Opster TNI di Wilayah Perbatasan

Berita

Tauran Anak Anak Di Belakang Pasar Dahlia 9 Orang di Amankan Polisi

Berita

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Karya Bhakti Bantu Pemindahan Paud di Masjid Sirotul Jannah Jagoi Babang.

Berita

Pemkab Mempawah Bangun Sinergitas Bersama Bank KalbarĀ 

Berita

51 TENAGA KERJA ASING DI TOBA DOMINASI KEAHLIAN ENGINEERING & CONSULTANT

Berita

Ubdate Pertambahan Angka Covid-19 Di Level 3 Kabupaten Samosir Semakin Membaik, Tambah 3 Kasus, 5 Sembuh, 33 Kasus Aktif

Berita

Kalapas Narkoba Kelas IIB Banyuasin Pimpin Apel Siaga Kewaspadaan di Bulan Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri

Berita

Walikota Tinjau Lokasi Banjir Di Kecamatan Psp Tenggara