Viewer: 920
0 0
Viewer: 921
0 0

Home / Internasional

Selasa, 8 September 2020 - 15:44 WIB

Arab penjarakan 8 orang untuk kasus Khashoggi, penyidik PBB: Saudi mengejek keadilan

Viewer: 922
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Pada Senin (7/9/2020), pengadilan Arab Saudi memenjarakan delapan orang dengan hukuman bervariasi mulai 7 hingga 20 tahun atas pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.

Melansir Reuters, pengadilan itu dikritik oleh seorang pejabat PBB dan aktivis hak asasi manusia yang mengatakan dalang pembunuhan itu tetap bebas.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana dia pergi untuk mendapatkan dokumen pernikahannya. Mayatnya dilaporkan dipotong-potong dan dipindahkan dari gedung dan jenazahnya hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga  Panggung Dunia Bakal Berbeda Tanpa Donald Trump

Pembunuhan itu menyebabkan keributan global dan menodai citra reformis Pangeran Mohammed, penguasa de facto kerajaan dan putra Raja Salman.

Media pemerintah melaporkan bahwa lima orang dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, satu orang dijatuhi hukuman 10 tahun dan dua orang menerima hukuman tujuh tahun untuk pembunuhan tersebut.

Baca Juga  Ini Alasan PBB Tolak Kemerdekaan Papua Barat

Tak satu pun dari terdakwa itu disebutkan namanya.

Setelah keputusan itu, tunangan Khashoggi mengatakan delapan orang yang dipenjara bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

“Pihak berwenang Saudi menutup kasus ini tanpa dunia mengetahui kebenaran siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal,” tulis Hatice Cengiz dalam sebuah pernyataan.

Siapa yang merencanakannya, siapa yang memesannya, di mana tubuhnya?(KCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lions Clubs Golden Estate Membagikan Sembako Idul Fitri

Gaya Hidup

Asli Gila, Perut Pria Ini Nyaris Meledak, Ngaku Sebagai Sebuah Tantangan, Tidak Takut Sama Kematian

Berita

Majikan Ditangkap Polisi Setelah Video TKI di Hong Kong Dianiaya Hebohkan Dunia Maya

Arsip

Mengenang 20 Tahun Kematian Putri Diana

Internasional

Bantai Ratusan Orang, Aksi Brutal Junta Myanmar Bikin ‘Ngeri’ AS

Internasional

Alibaba Diinvestigasi China, Jack Ma Dilarang ke Luar Negeri

Arsip

Tim Gegana Jinakkan Bom di Ubud Bali

Internasional

Calon Wapres Biden Mundur untuk Beri Ruang Kandidat Kulit Hitam