Padangsudimpuan, Kompas Nasional – Wali Kota Padangsidimpuan (Psp), Irsan Efendi Nasution, SH merasa keberatan dengan pemberitaan salah satu media yang belum terkonfirmasi terhadap pemberitaan yang dianggap menyesatkan dan bohong.
Walikota Psp, Irsan Efendi Nasution juga menegaskan bahwasanya dirinya tidak dalam isolasi mandiri. Melalui, Tim kuasa Hukum Pemko Psp, yang dipimpin Ridwan Rangkuti,SH.MH menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang dinilai bohong dan Hoax terkait di Isolasi nya Walikota Psp Irsan Efendi Nasution,SH yang dinilai memiliki kontak erat dengan suspek Covid-19, Sebutnya, Rabu (2/9/2020).
Dijelaskannya, bahwa perlu diketahui, awalnya beredar informasi bahwa Walikota Psp, Irsan Efendi Nasution,SH isolasi mandiri Covid-19. Dan dianggap menularkan karena tidak menjalani Isolasi yang beredar di media pemberitaan dan media sosiali tu bohong dan tidak benar, Jelas Ridwan Rangkuti
Kemudian dari informasi Hoax dan bohong tersebut, melalui Tim kuasa Hukum Pemko Psp akan menempuh jalur hukum. Itu adalah pilihan yang tepat karena memiliki unsur UU ITE. Akan segera dijabarkan dan membuat laporan ke pihak Kepolisian setempat, Ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemko Psp, Elpi Zunianti Hasibuan, menyampaikan bahwa Walikota Psp Irsan Efendi Nasution, SH tidak dalam keadaan isolasi mandiri. Dan bukan bagian dari kontak erat suspek Covid-19, jelas itu bohong dan unsur pembohongan publik, Tegasnya.
Selain itu, adanya informasi bahwa Walikota Psp, Irsan Efendi Nasution,SH dinyatakan sedang menjalani isolasi mandiri tidak benar, dan tidak ada hasil medis menyatakan bahwa beliau suspek Covid-19, Jelas Elpi.
Terpisah, Walikota Psp, Irsan Efendi Nasution, yang dikonfirmasi, mengatakan bahwa semalam, Selasa (1/9/2020) saya sedang bersama Dandim 0212/TS, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing dan Kapolres Psp, AKBP Juliani Prihartini,SIK.MH melakukan perbincangan live melalui program Prime Time News Metro TV kami sedang duduk bersama.
Dan sebelumnya juga melakukan mediasi bersama warga Desa Aek Bayur, Kelurahan Silandit terhadap penolakan warga terhadap proses pemakaman suspek Covid-19.
Kehadiran beberapa hari kemarin nyata dalam keadaan sehat, dan tidak sedang menular virus atau penyakit, jika ada anggapan oknum-okum yang menyudutkan seperti itu berarti salah besar dan fitnah, Ungkap Walikota.
Terkait akan adanya laporan ke Polisi terhadap pemberitaan yang dinilai Hoax dan bohong tersebut, itu saya kembalikan ke pihak yang berkompeten untuk mengurusnya, Ucapnya. (k. Ikhfan).






