Viewer: 900
0 0

Home / Berita

Jumat, 21 Agustus 2020 - 16:30 WIB

Diduga Lecehkan Ulama dan Jokowi, Rumah Warga di Pasuruan Digeruduk Banser

Viewer: 901
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Rumah seorang berinisial AH di-sweeping banser di tahun baru Islam. Ia dianggap memberikan ajaran menyimpang, melecehkan salah seorang ulama besar di media sosial serta mencoret foto Presiden Joko Widodo (Jokowi). AH juga disangka kuat menganut organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

Kediaman AH berada di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sweeping di rumah yang juga tokoh masyarakat itu dilakukan pada Kamis 20 Agustus 2020.

Kasasi Ditolak, Hizbut Tahrir Indonesia Tetap Dibubarkan

Dengan mengendarai kendaraan bak terbuka, puluhan satgas ormas itu mendatangi rumah AH. Kedatangan satgas berseragam lengkap menemukan dugaan penyebaran ideologi khilafah.

Baca Juga  Koramil 16/PT Kodim 0207/Simalungun Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Covid- 19

Saat itu, ketegangan dengan seorang yang disinyalir pemilik yayasan pendidikan tak terhindari karena berusaha mengelak. Padahal, di tempat ini juga ditemukan foto Presiden Jokowi yang dicoret- coret dan yang dipajang di ruang kelas lembaga religius formal. Bahkan, tak ada bendera sang saka merah merah putih.

Menurut Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Bangil, Kabupaten Pasuruan, Saad Muafi, bahwa aksi bermula ditenggarai dari unggahan di media sosial yang melecehkan salah seorang ulama besar yakni Habib Luthfi.

“Kami menemukan disini ada HTI yang dilarang. Kita akan serbu bila tidak ditutup,” tuturnya.

Baca Juga  Pemkab Taput Laksanakan Rembuk Stunting, Tandatangani Komitmen Bersama Lintas Sektor.

Untuk menghindari hal yang tak dimungkinkan, Polres Pasuruan mendatangi lokasi kejadian dan memastikan menerima laporan polisi dari banser terkait pelecehan presiden dan memastikan akan langsung memproses hukum dalam waktu secepatnya.

“Kami akan pelajari ini,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto.

Sejumlah barang bukti berupa foto kopi unggahan di medsos dan foto presiden dicoret diamankan oleh polisi. Selanjutnya, GP Ansor Bangil akan mengirim surat ke Kemenag kabupaten setempat untuk mencabut izin sekolah yang dianggap sebagai tempat berlindung.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bersama Masyarakat Perbatasan, Satgas Yonif 642 Perbaiki Akses Jalan*

Berita

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy Pecahkan Rekor MURI,Terima Reward dari Kapolda Kalbar

Berita

Masyarakat Desa Lubuk Agung Datangi Kantor Desa, Persoalan dengan PT RBU

Berita

Menuju Visi Sumatera Utara Unggul: Partisipasi Bupati Samosir dalam Musrenbang RPJPD 2025-2045

Berita

Walikota Padang Sidempuan Irup Pada Peringatan Hari Santri Tahun 2022

Berita

Soal Polemik di SMAN 5 Halsel, Ini Tanggapan Dinas Pendidikan Provinsi

Berita

Puluhan Massa Ormas PW GNPK RI Sumut Demo Di Mapolres Psp Dan Kejari Psp

Berita

Tersangka Pengeroyok TNI Ditangkapi, Pembakar Polsek Ciracas?