Home / Berita

Selasa, 16 Januari 2024 - 13:07 WIB

4 Fakta Pipa Gas Meledak di Medan yang Lukai 1 Warga

Viewer: 243
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 14 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Pipa gas meledak di Medan, Sumatera Utara hingga melukai satu orang. Aparat kepolisian bersama Perusahaan Gas Medan (PGN) Medan menyelidiki penyebab ledakan tersebut.

Lalu, bagaimana awal mula kejadiannya? Simak info di bawah ini.

1. Awal Mula Pipa Gas Meledak di Medan
Ledakan terjadi di Rumah Makan Famili, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin (15/1/2024) dan menghebohkan warga setempat. Polisi menyebutkan ledakan itu berawal dari bocornya pipa gas PGN Medan.

“Ledakan itu berawal dari kebocoran gas PGN. Ada gelandangan mungkin mendekati tempat itu dan menghidupkan mancis. Meledak lah,” kata Kapolsek Medan Kota Kompol Selvintriansih, Senin (15/1/2024).

2. 1 Orang Luka
Seorang warga yang diduga tunawisma itu mengalami luka bakar akibat terkena ledakan gas di Medan. Kini, korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

“Gelandangan (diduga) itu yang mengalami luka bakar. Kini, dia dirawat di RSUD Pirngadi. Tapi ini masih diselidiki lebih lanjut terkait peristiwa ini. Nanti akan disampaikan lengkapnya,” sebut polisi.

Baca Juga  Polresta Pontianak Kota Laksanakan Giat pengamanan Vaksinasi di Cafe Selambe

3. Diduga Pipa Gas yang Bocor Dirusak Maling
Pipa gas yang bocor dan meledak di Medan, Sumatera Utara diduga dirusak oleh maling yang turut menjadi korban ledakan. Kepling VII, Kota Matsum 3, Kecamatan Medan Kota, Andu, mengatakan saat kejadian, ada maling yang sedang memotong pipa PGN di lokasi.

“Diduga, awalnya ada maling yang memotong pipa gas PGN di lokasi. Akibatnya terjadi kebocoran,” katanya saat diwawancarai di lokasi, Senin (15/1/2024).

Adapun percikan api muncul saat maling tersebut sedang menyalakan rokok.

“Diduga dia merokok atau menghidupkan mancis, dari situ timbul apinya, baru terjadi ledakan,” tambahnya.

Andu mengatakan korban yang terluka hanya terduga pelaku tersebut. Sementara itu, Rumah Makan Famili tersebut diketahui tidak berpenghuni.

“Rumah makan ini sejak pandemi COVID-19 sudah tak aktif lagi. Ada 4 bangunan terdampak ledakan dahsyat,” sebutnya.

4. Penyebab Diselidiki
Polisi masih menyelidiki penyebab pipa gas PGN yang bocor dan meledak di Rumah Makan Famili, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan. Sejumlah saksi pun diperiksa.

Baca Juga  DANREM 121/ABW TINJAU SERBUAN VAKSINASI DAN BAKSOS DI SDN 03 DESA LANJAK

“Laporan dari Polsek tadi ada 3 saksi yang diperiksa,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Marbun saat diwawancarai di lokasi, Senin (15/1/2024).

Ia mengatakan tim Laboratorium Forensik sedang bekerja untuk mendalami terkait penyebab kebocoran pipa gas. Selain itu, tim gegana pun diturunkan untuk melakukan sterilisiasi.

“Kita tunggu dari tim Labfor seperti apa penyebab kebocoran gas ini. Untuk korban terluka sementara masih satu seorang gelandangan. Alami luka bakar,” ujarnya.

Penyelidikan penyebab gas meledak di Medan juga melibatkan tim PGN. Area Head PGN Medan, Saeful Hadi mengatakan Tim Tanggap Darurat PGN sudah melaksanakan tindakan penanganan dan pengamanan pada infrastruktur gas di sekitar lokasi kejadian.

“Selanjutnya, PGN bersama aparat sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab insiden yang berada di dekat infrastruktur gas PGN,” kata Saeful, Senin (15/1/2024).

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Rakor GTRA, Dolly Pasaribu : Uraikan Persoalan Tanah di Tapsel

Berita

BOEING 737 Bawa 190 Orang Patah Dua saat Mendarat, Pilot dan Copilot Tewas, Korban Terus Bertambah

Berita

Benarkah Sarapan Pisang Baik untuk Kesehatan?

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Berita

Pengundian Nomor Urut, Timses Jokowi-Ma’ruf Tak Kerahkan Massa

Berita

Persebaya Rekrut Empat Pemain Baru

Berita

Upacara HUT ke 75 Kemerdekaan RI di Siantar, Sederhana tapi Hikmat
Emas

Berita

Harga Emas Antam Turun Rp1.000 Jadi Rp950 Ribu per Gram