Viewer: 750
0 0

Home / Berita

Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:10 WIB

Tangannya Diborgol, Jerinx Sampaikan Pesan Sebelum Ditahan di Polda Bali

Viewer: 751
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Kompasnasional | Pemain drum Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina atau Jerinx ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik oleh penyidik Polda Bali pada Rabu (12/8/2020).

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Jerinx menjalani pemeriksaan sekitar empat jam di Polda Bali.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jerinx dibawa ke RS Bhayangkara Denpasar untuk menjalani rapid test Covid-19.

Hasilnya, Jerinx dinyatakan nonreaktif.

Saat diantar ke Rutan Mapolda Bali, tangan Jerinx diborgol.

Sebelum masuk ke dalam sel tahanan, penggebuk drum SID itu mengaku siap menjalani proses hukum yang berlaku.

Jerinx tak gentar sedikit pun. Menurutnya, unggahan tersebut wujud kritik karena menjadikan rapid test Covid-19 sebagai syarat administrasi.

Baca Juga  Dinas Perikanan Mengikuti Sosialisasi Input dan Validasi Nasional Data Kelautan dan Perikanan Semester II Tahun 2021

“Kritik saya ini untuk ibu-ibu yang menjadi korban akibat dari kebijakan kewajiban rapid test,” kata Jerinx lewat keterangan tertulis yang diterima, Rabu (12/8/2020) malam.

Jerinx berharap, tak ada lagi korban akibat kebijakan yang menjadikan rapid test Covid-19 sebagai syarat administrasi.

“Saya berdoa, semoga tidak ada lagi ibu-ibu yang menjadi korban akibat kewajiban rapid test,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Jerinx ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaaan pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali.

Laporan itu dibuat terkait kalimat dalam unggahan Jerinx di Instagram pribadinya, @jrx_sid, yang tertulis, gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19.

Baca Juga  Gubernur Kalbar H.Sutarnidji Dorong Kemudahan Prosedur Realisasi APBN

Jerinx telah diperiksa sebagai saksi pada Kamis (6/8/2020). Penggebuk drum SID itu dicecar 13 pertanyaan oleh penyidik.

Pertanyaan itu seputar unggahan di akun Instagramnya pda 13 Juni dan 15 Juni 2020.

Jerinx mengaku, unggahan itu dibuat sebagai bentuk kritik terhadap IDI. Ia pun menjelaskan asal mula mengunggah tulisan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali.(TNB/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kakek Pikun Tersesat di Hutan Serang, Basarnas Turun Tangan

Berita

Pemko P.Sidimpuan Ikuti Bimtek Secara Virtual Bersama Kemenpan RB

Berita

Pertama Membentuk Forum Multi Sektor Entas TB, Tapsel Diapresiasi Kementerian Kesehatan RI

Berita

Pertamina Branch Sibolga Audensi Bersama Walikota P.Sidimpuan

Berita

Bupati Tapsel : Mencintai Ulama Diharap Membawa Kesejahteraan Rakyat

Berita

Wagub Ria Norsan Harap Porum Pembauran Kebangsaan Kalbar Bersinergi Dalam Menjaga Persatuan

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Kapuas 2022 

Berita

Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 1443 H / 2022 M Dari Batam Ke Tanah Suci / Arab Saudi