Viewer: 869
0 0

Home / Berita / Daerah / Nasional

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:06 WIB

Lecehkan Jurnalis GMKI: Sebut Walikota Pematangsiantar Tempramental

Viewer: 870
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompas Nasional I Siantar

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyoroti dan mengecam pernyataan Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor yang tempramental dan melecehkan  jurnalis saat diwawancarai seusai Rapat Paripurna, pada Selasa (11/08/2020).

Sebagai informasi, para Jurnalis menanyakan maksud dan tujuan  kedatangannya ke Sekretariat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beberapa waktu lalu.

“Siapa yang bilang? Kalian tanya samaku. Makanya cari informasi itu yang akurat. Jangan mengada-ada. Pakai ini,” jawab Hefriansyah sembari memegang kepalanya.

Saat ditanya kembali, Hefriansyah menjawab ketus dan terkesan merendahkan jurnalis.

“Makanya informasinya jelas. Coba konfirmasi ke KASN.” “Kata Kusen (staf KASN) itu apa? Makanya kau cari pake otak,” katanya.

Baca Juga  Kegiatan Tim Gabungan Satgas Covid Berskala Mikro Diwilayah Pontianak Timur

GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun melalui Ketua GMKI, May Luther Dewanto Sinaga menilai Walikota tidak memperlihatkan sikap yang tidak arif.

“Kita tau Kota Pematangsiantar adalah kota kaya adat, adab dan berbudaya. Sejarah mencatat masyarakat Siantar sangat toleran dan terbuka, namun itu tidak ditunjukkan Walikota saat dikonfirmasi jurnalis,” ujar May Luther Dewanto Sinaga, Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun kepada Kompasnasional.com pada Rabu (12/08/2020).

Luther menilai Hefriansyah sebagai Walikota atau pemimpin harusnya merupakan cerminan dari masyarakat Kota Pematangsiantar yang dikenal masih menjunjung tinggi nilai-nilai adat yang beragam termasuk falsafah kesantunan yang diajarkan oleh leluhur.

“Walikota itu simbol rakyat, kalau walikota ramah berarti kultur kota itu juga baik. Sementara walikota sekarang tempramental.” ujar Luther.

Baca Juga  Kejati Sumut Lakukan Penggeledahan di Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun

“Sebagai seorang pemimpin, Walikota harusnya menjadi teladan dalam perkataan maupun sikap”, tambahnya lagi.

Untuk itu lanjut Luther, GMKI mengecam keras sikap walikota yang terkesan tempramental dan terkesan tidak beretika, tercermin dari diksi yang dia lontarkan sebagai kata-kata yang mengolok rekan-rekan jurnalis.

“Kita mengecam keras pernyataan itu dan meminta walikota untuk menyesuaikan kultur budaya masyarakat Pematangsiantar yang penuh adab, adat dan budaya santun,” kata Luther.

“Kami juga mendesak Walikota untuk segera meminta maaf kepada jurnalis serta meminta semua pihak, termasuk pejabat publik, untuk menghormati kerja jurnalis dan kebebasan pers”, tutup Luther.

Penulis: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Saat Patroli Batas, Satgas Yonif 407/PK Temukan Kayu Hasil Pembalakan Liar*

Berita

Guberur Kalbar Hadiri Vaksinasi Nasional Bersama Kapolri dan Menkes

Berita

Jajaran Personel Polres Sintang Sambut Kedatangan Kapolres Sintang AKBP Tommy

Berita

DANSATGAS PAMTAS YONIF 645/GTY HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI PERKARA TINDAK PIDANA NARKOTIKA

Berita

Cegah Penyebaran Covido-19 Pasca Lebaran, Kodim 1203/Ktp Bersama Stakeholder Lainya Gencar Laksanakan Operasi Yustisi.

Berita

Wali Kota Terima Audensi HIMMAH Al- Wasliyah Sidempuan dan Tapsel

Berita

Model Indonesia Dylan Sada Meninggal Dunia di Amerika Serikat

Berita

Menindaklanjuti rapat koordinasi lintas sektoral masyarakat saat menyambut hari raya Idul Fitri 1443 H