Viewer: 699
0 0

Home / Berita

Jumat, 7 Agustus 2020 - 18:05 WIB

Tantangan Adaptasi Kebiasaan Baru Selama Pandemi Covid – 19 di Samosir

Viewer: 700
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Pencegahan dan penanganan Covid-19 di tanah air terus bergerak dinamis. Dari sisi produk hukum, dinamika ini ditandai dengan penetapan bencana nonalam (Keppres RI Nomor 12 Tahun 2020), pemulihan ekonomi nasional (PP RI Nomor 23 Tahun 2020), dan yang terakhir pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020).

Sejatinya, Pemerintah terus bergerak dinamis dalam mencegah dan menangani pandemi Covid-19 sesuai kondisi riil sehari-hari. Tantangan pemerintah saat ini adalah bagaimana Indonesia tidak terjebak dalam resesi ekonomi akibat salah kelola penanganan pandemi Covid-19 dan penurunan angka suspek dan konfirmasi dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga  Perduli Kemanusiaan Tim Advokasi Lintas Agama bersama Posko HKI dan UEM Peduli Covkd-19 Berikan Bantuan pada Pesantren Al Hidayah

Upaya terakhir adalah tindakan paralel yaitu penanganan dan pemulihan. Tindakan ini didasari pada penerapan protokol kesehatan yang ketat yang tujuan utamanya adalah tetap beraktivitas dan aman dari Covid-19, dengan kata kata lain, tetap sehat dan produktif sambil menunggu adanya vaksin yang diperkirakan dapat digunakan pada tahun 2021 sekaligus memulihkan perekonomian.

Kita masih akan melihat kontinum dinamika selanjutnya sesuai perkembangan; namun demikian, masyarakat mempunyai bagian untuk dilakukan setiap harinya yaitu menuju “budaya baru” hidup dengan pakai masker, disiplin jaga jarak interaksi (1-2 meter), sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir atau dengan hand sanitizer, segera menghindari kerumunan jika tidak perlu, dan tingkatkan imunitas tubuh.

Baca Juga  RA Nekat Habisi Nyawa Pasutri dan Cucu di Solam Raya Sintang

Secara proses, pembentukan budaya ini membutuhkan upaya-upaya intensif dari para pihak. Ini adalah proses kolektif yang memerlukan keteladanan nyata dalam hidup sehari-hari di ruang-ruang publik.

Dalam konteks Samosir, Satgas Penanganan Covid-19 Samosir memiliki tantangan bagaimana pembudayaan ini dapat dilakukan lebih cepat dengan indikator di setiap ruang publik dan layanan umum, masyarakat sudah menaati protokol kesehatan sebagai budaya baru.

Hingga saat ini, indikator tersebut belum terpenuhi secara total. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membentuk budaya ini dengan melakukan apa yang dapat kita lakukan, mengoptimalkan apa yang ada pada kita, memikirkan kebaikan-kebaikan bersama dalam beraktivitas dan aman dari Covid-19, dan yang tak kalah pentingnya, kita tetap berdoa agar masyarakat Samosir tetap sehat, dapat beraktivitas, dan aman dari Covid-19 serta mampu mengatasi dampak yang diakibatkan Covid-19. (rel/mangapul sinaga)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Sertijab Kapolres Rohul Terkesan Mewah

Berita

Sebanyak 29 SMA/SMK Sederajat Pematang Siantar Senin 20 September 2021 Gelar Simulasi PTM

Arsip

Mendikbud : “Siswa Jangan Diberikan PR Matematika”

Berita

Nurdin Abdan Dinilai Masuk Angin Hingga Usir Penjual Makanan di Pasar Labuha

Berita

Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Selesaikan Secara Restorative Justice

Berita

Kerjasama Dengan PT.Cipta Futura, SMKN 2 Pematangsiantar Gelar BKK

Berita

Bid Propam Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Terhadap Kendaraan Anggota

Berita

Diperiksa Propam, Kapolsek Parung Panjang Bogor Dicopot dari Jabatannya