Viewer: 1180
0 0

Home / Berita / Daerah

Rabu, 15 Juli 2020 - 23:26 WIB

Belasan Mahasiswa Bima Tabagsel Gelar Aksi Damai Di Kantor Bupati Tapsel

Ket Gbr. Massa Mahasiswa Bima Tabagsel Ketika Menyampaikan Orasinya Di Lapangan Perkantoran Bupati Tapsel

Ket Gbr. Massa Mahasiswa Bima Tabagsel Ketika Menyampaikan Orasinya Di Lapangan Perkantoran Bupati Tapsel

Viewer: 1181
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Tapsel. Kompas Nasional.Com – Diduga Memanfaatkan Wabah Covid-19 Untuk Memperkaya Diri Sendiri, Dengan Modus Pengadaan APD Covid-19 Yang Disalurkan Ke Seluruh Desa Di Kabupaten Tapanuli Selatan. Belasan Mahasiswa Yang Menamakan Diri Bima Tabagsel, Kecewa Dan Menggelar Aksi Damai Mendesak Bupati Tapsel Untuk Mengevaluasi Kadis Terkait. Dimana Adanya Pemotongan Honor Anggota BPD Sebesar Rp.140.000,- Per Orang Untuk Pengadaan Seragam. Berlangsung Di Lapangan Perkantoran Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Selasa (14/7/2020)

“Anggaran Itu Dikucurkan Pemerintah Untuk Kepentingan Masyarakat Bukan Untuk Kepentingan Pribadi. Pada Hari Ini Kita Nyatakan Kecewa Dengan Kinerja Bupati Tapanuli Selatan Yang Katanya Sehat, Maju, Cerdas. Mana Yang Sehat ? Mana Yang Maju ? Mana Yang Cerdas ?. Para Pejabat Itu Disumpah Dengan Mengatas Namakan Allah, Namun Hingga Sekarang Masih Banyak Oknum Pejabat Yang Melanggar Sumpah Demi Kepentingan Pribadi,” Ujar Sultoni Siregar Dalam Orasinya. Disebutkannya, Bagaimana Negara Kita Bisa Maju Sama Tuhan Saja Mereka Sudah Tidak Takut.“Kami Meminta Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu Agar Mengevaluasi Dan Mencopot Kadis Pemdes Karena Diduga Melakukan Pungli Serta Diduga Menjadikan Dana Desa Dan Aparat Desa Sebagai Sapi Perah,” Sebutnya.

Baca Juga  Darmawan Yusuf - Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers Kecam Pembunuhan Wartawan di Siantar

Sementara Itu Rahul Efendi Dalam Orasinya Menyampaikan Dengan Tegas Kepada Kepala Dinas Pemdes Tapanuli Selatan Bila Tidak Mampu Mengedepankan Kepentingan Masyarakat Lebih Baik Mundur. “Kami Datang Kesini Menyampaikan Aspirasi Kepada Bupati Tapsel Sahrul M Pasaribu,SH Agar Mengevaluasi Dan Mencopot Kadis Pemdes. Karena Diduga Telah Melakukan Pungli Terhadap Dana Desa, Dengan Dalih Pengadaan APD Covid-19. Dan Pemotongan Honor Anggota BPD Untuk Pengadaan Seragam Yang Sampai Sekarang Tidak Terealisasi. Jika Tidak Bisa Mengedepankan Kepentingan Masyarakat Lebih Baik Anda Mundur,” Tegasnya.

Baca Juga  Perjalanan Robby Pelaku Curanmor Berakhir di Prodeo

Selanjutnya, Aksi Damai Bima Tabagsel Diterima Oleh Sekretaris Dinas Pemdes Kabupaten Tapanuli Selatan, Mara Tinggi, Namun Dia Juga Tidak Mampu Memberikan Jawaban Dan Hanya Bisa Berjanji Akan Menyampaikan Aspirasi Mahasiswa Tersebut Kepada Pimpinannya, Ungkapnya.


Penulis : Khairul Ikhfan Nasution

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Polda Kalbar Bersama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Pontianak

Berita

Stabilkan Harga Bapok, Pemprov Sumut Gelar Pasar Murah di 33 Kabupaten/Kota

Berita

Kapolres Landak AKBP Stevy Saat Apel Pagi Perdana, Ini Arahan nya

Berita

Mantan Wamen ATR Raja Juli Mengaku Tak Tahu soal Sertifikat Pagar Laut di Tangerang

Berita

Bupati Samosir Melantik dan Mengambil Sumpah/Janji Tiga Pejabat Administrator

Berita

Babinsa Ajak Masyarakat Perangi Covid-19, Menuju Kehidupan Yang Normal

Berita

Silaturahmi Kamtibmas Dengan Insan Pers Di Polda Kalbar

Berita

Bupati Kapuas Hulu Buka Festival Makanan Tradisional di Desa Lanjak