Viewer: 767
0 0

Home / Nasional / Opini

Senin, 8 Juni 2020 - 19:37 WIB

Baru 2 Hari Dilantik Jadi KSAL, Laksamana Yuda Margono Justru Diprediksi Bakal Jadi Panglima TNI, Saingan KSAD Jenderal Andika Perkasa?

Viewer: 768
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 46 Detik

Kompasnasional | Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono diprediksi menjadi Panglima TNI berikutnya.

Hal itu disampaikan pengamat militer dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi.

Fahmi memprediksi bahwa karier Laksamana Yudo Margono tidak hanya mentok sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

“Khusus untuk Laksamana Yudo Margono, jabatan KSAL yang akan diembannya mulai hari ini, membuat kansnya untuk menjadi Panglima TNI menjadi sangat kuat,” ujar Fahmi, Rabu (20/5/2020).

Sebelumnya, kata Fahmi, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa telah lama digadang-gadang akan menjadi panglima TNI.

Namun, seiring naiknya Yudo Margono menjadi KSAL, peluang Yudo sebagai Panglima TNI kini juga besar.

Apalagi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, jabatan panglima TNI bisa atau dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi militer dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Saat ini, Panglima TNI, yaitu Marsekal Hadi Tjahjanto, berasal dari matra TNI Angkatan Udara.

Jika melihat urutan, jabatan panglima TNI sebelumnya dijabat Jenderal (Purnawirawan) Gatot Noermantyo yang berasal dari matra TNI Angkatan Darat.

Jika merujuk pergantian berdasarkan giliran, maka jabatan panglima TNI berikutnya berasal dari matra TNI AL.

Baca Juga  Kapolri: Pelantikan Komjen Tito Digelar 13 Atau 14 Juli

Selain itu, Fahmi juga memperhitungkan usia dinas Yudo yang lebih panjang.

“Masa dinas aktif Yudo (55) lebih panjang setahun dari Andika (56),” kata dia.

Fahmi mengatakan, satu-satunya peluang Andika Perkasa agar bisa mengemban posisi orang nomor satu di tubuh TNI dengan keputusan Presiden Joko Widodo mengganti Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Alasannya, kata dia, karena Hadi Tjahjanto baru akan memasuki masa pensiun menjelang akhir tahun depan atau ketika Andika Perkasa memasuki usia 57 tahun.

Dengan begitu, lulusan akademi militer (akmil) 1987 tersebut hanya memiliki waktu satu tahun untuk menduduki posisi tersebut sebelum dirinya memasuki masa pensiun (58 tahun).

Baca Juga: Ditodong Pertanyaan oleh Anggota DPR RI Soal Kelompok Anarko yang Rencanakan Vandalisme Massal, Begini Jawaban Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Sebut Sudah Kerja Sama dengan Polri untuk Mitigasi

Di sisi lain, lanjut Fahmi, jika skema itu dilakukan, masa jabatan yang terlalu singkat juga akan berdampak kurang bagus untuk organisasi militer.

“Makanya kalau ingin Andika Perkasa jadi panglima, mestinya enggak harus tunggu Hadi pensiun, baru dilakukan pergantian,” ucap Fahmi.

Dia mengatakan, Andika Perkasa tetap berpeluang apabila sebelum memasuki pertengahan tahun depan terjadi pergantian panglima.

Baca Juga  Jokowi Sebut 2020 Krisis Terberat dalam Sejarah Dunia

Di sisi lain, pergantian panglima tersebut tak serta-merta menenggelamkan nama Hadi Tjahjanto begitu saja.

Baca Juga: Pecundangi Israel Hingga Tinggalkan Malaysia Jauh di Belakang, Indonesia Kembali Masuk Daftar Militer Terkuat di Dunia, Ini yang Bikin TNI Menang Telak dari Pasukan Negeri Yahudi

Menurut dia, jika Hadi Tjahjanto dianggap layak mendapatkan apresiasi secara politis, maka hal tersebut juga berpeluang terjadinya reshuffle kabinet untuk memasukan nama Hadi Tjahjanto dalam posisi menteri.

“Jika lebih dari itu, maka di atas kertas, KSAL Yudo Margono akan lebih berpeluang (sebagai Panglima TNI),” ucap dia.

Adapun Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun saat umurnya genap berusia 58 tahun pada 8 November 2021.

Sebelumnya, pada Rabu (20/5/2020) pagi, Yudo Margono bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo yang menggantikan Marsekal Yuyu Sutisna telah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Pergantian tersebut terjadi karena Laksamana Siwi Sukma Adji memasuki masa pensiun pada Mei 2020. Sedangkan, Yuyu akan pensiun pada Juni 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: “Resmi Jabat KSAL, Yuda Margono Juga Berpeluang Jadi Panglima TNI.”(GS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Alasan PBB Tolak Kemerdekaan Papua Barat

Arsip

Pemkab Asahan Gelar Lomba Cipta Menu, Sosialisasikan Program B2SA

Nasional

Gus Yaqut Masih Muda Dipercaya menjadi Menteri Agama

Berita

Dampak Pelepasan 7 Kontainer Diduga Berisi Jeruk Mandarin Ilegal oleh pihak KPPBC, Dapat Rugikan Petani Jeruk Dalam Negeri

Berita

KPK Tangkap Muchtar Efendi Tersangka Kasus Pidana Pencucian Uang

Arsip

Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 602.000/Gram

Berita

JK: Bendera Tauhid yang Dibakar Mirip Punya HTI, Kasus Diusut Polisi

Arsip

Jokowi Didoakan Supaya Gemuk, Anak Buah Megawati Meradang