Home / Berita / Nasional

Jumat, 7 Desember 2018 - 12:09 WIB

Pertamina Stop Sementara Pengiriman BBM ke Nduga Papua



Dokumentasi foto lokasi pembangunan jembatan kali Yigi diperlihatkan pada konpers kasus pembunuhan pekerja pembangunan di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018. Para pekerja yang menjadi korban itu sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Dokumentasi foto lokasi pembangunan jembatan kali Yigi diperlihatkan pada konpers kasus pembunuhan pekerja pembangunan di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018. Para pekerja yang menjadi korban itu sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Viewer: 657
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

KOMPASNASIONAL-Jakarta -Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku – Papua untuk sementara menghentikan pengiriman BBM ke Kabupaten Nduga karena kondisi keamanan wilayah itu sedang tidak kondusif.

“Sementara ini distribusi kami hentikan, karena saat ini kondisi di sana sedang tidak memungkinkan untuk mengirimkan BBM,” ujar General Manager Pertamina MOR VIII, Iin Febrian, di Jayapura, Kamis, 6 Desember 2018.

Dokumentasi foto lokasi pembangunan jembatan kali Yigi diperlihatkan pada konpers kasus pembunuhan pekerja pembangunan di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018. Para pekerja yang menjadi korban itu sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pendistribusian BBM ke Nduga dilakukan melalui moda transportasi air, yaitu dari Mimika ke Distrik Kenyam melalui jalur sungai. Ia memastikan Pertamina selalu siap untuk kembali mendistribusikan BBM ke Nduga setelah aparat keamanan menyatakan kondisi di wilayah tersebut telah kondusif.

Pada 2 Desember 2018 terjadi aksi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB kepada para pekerja PT Iskaka Karya di Distrik Yigi.

Personil TNI menyiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga, di Kodim 1702 Jayawijaya, Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Penembakan ini terjadi pada, Ahad, 2 Desember 2018 lalu. ANTARA/Marius Frisson Yewun

Aparat gabungan TNI dan Polri di lokasi kejadian menemukan 15 jenazah yang diduga adalah para pekerja PT Iskaka Karya dan delapan di antaranya telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika, Papua.(Tempoco/AW)

Baca Juga  WARTAWAN TOBA ADAKAN AKSI SOLIDARITAS, TUNTUT TANGKAP PEMBUNUH WARTAWAN
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Temu Pers Refleksi Satu Tahun Kinerja Bupati Dan Wakil Bupati Samosir

Berita

Edi Kamtono Gelar Deklarasi Kawasan Tanpa Asap Rokok, Untuk Melindungi Anak

Berita

Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny Risma Martuani Sormin Kunjungi UMKM Pengerajin Tenun Ulos Batak

Berita

Polres Sekadau Gelar Anev Anggaran Mulai Januari Hingga Agustus 2021

Berita

Penanganan Covid-19, Intelijen Harus Bisa Berikan Kontribusi Nyata, Ini Pesan Kapolda Kalbar Saat Buka Rakernis Fungsi Intelijen

Arsip

Oknum Wartawan Harian Langkat Ditangkap Saat Meliput Di PN Stabat

Berita

Masih Terapkan Kriteria Umur di PPDB 2021, DKI Dianggap Langgar Prinsip Keadilan

Berita

Ketua DPD Partai Perindo Kab.Kapuas Hulu Stevanus Apo Uraikan Sejarah Berdirinya RSUD Dr.Ahmad Diponegoro Kapuas Hulu