Home / Berita / Daerah / Kriminal / Nasional / Reviews

Selasa, 9 Oktober 2018 - 10:29 WIB

Batal Hadiri The 11th Women Playwrights International Conference 2018, Ratna Sarumpaet Tak Bisa Kembalikan Seluruh Uang Saku dari Pemprov DKI

Aktivis Ratna Sarumpaet saat dibawa ke Polda Metro Jaya, Kamis (4/10/2018).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG )

Aktivis Ratna Sarumpaet saat dibawa ke Polda Metro Jaya, Kamis (4/10/2018).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG )

Viewer: 567
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet, diketahui mendapatkan dana Rp 70.764.041 dari Pemprov DKI Jakarta dalam rangka menghadiri “The 11th Women Playwrights International Conference 2018” di Chile.

Kepala Seksi Promosi Luar Negeri Disparbud DKI Jakarta Sherly Yuliana merinci, uang saku yang harus dikembalikan Ratna Sarumpaet sebesar Rp 19.457.456, biaya asuransi perjalanan sebesar Rp 526.885, dan tiket pesawat sebesar Rp 50.380.000.

Dari total dana yang diterima Ratna tersebut, uang yang bisa dikembalikan hanya sebesar Rp 10.107.156.

Pihaknya mendapat informasi dari penyedia jasa perjalanan kalau tiket pesawat yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan karena merupakan harga promo.

Baca Juga  Pilkades Serentak di 39 Desa Kubu Raya Wabup Sujiwo Ajak Pilih Pemimpin Terbaik

Sementara untuk diketahui perjalananan Ratna ke acara tersebut melalui travel yang bernama Amora Tour.

“Iya benar (tidak bisa dikembikan) karena itu harga promo, harga terendah. Bukan tiket promo flat atau ekonomi fleksi. Jadi itu tiket ekonomi promo,” kata Sherly saat dihubungi, Senin (8/10/2018).

Untuk pembayaran uang hotel, Ratna Sarumpaet diketahui membayarkannya dari uang saku.

Dana yang digunakan untuk pembayaran hotel yakni dari 6- 8 Oktober 2018 sebesar Rp 9.750.000.

“Jadi Bu Ratna sudah mentransfer ke pihak travel sebesar Rp 9.750.000 itu sudah ditransfer, berarti sudah dianggap tidak bisa kembali, hangus juga,” ujar Sherly.

Baca Juga  Sampai November Ini Kecamatan di Asahan Capaian PBB P2 100%

Sherly berujar bila pihaknya tak bisa memaksa Ratna Sarumpaet untuk mengembalikan uang tersebut.

“Jadi kalau kita memaksa mereka kembalikan uang itu nanti malah jadi kami yang dituntut,” pungkasnya.

Diketahui Ratna ditangkap atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax terkait penganiayaan terhadapnya.

Dia disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE.

Akibat perbuatannya itu, Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara.(Tribun/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kodam XII/Tpr Ikuti Rapat Rakornis TMMD ke-112

Berita

Bupati Kapuas Hulu Hadiri Gawai Dayak Iban Di Dusun Lauk Rugun

Berita

Walikota Psp Serahkan Ternak Ayam Buras Dan Itik Petelur Kepada Kelompok Tani

Berita

GEMPA Hari Ini – Nias Utara Sumut Diguncang Gempa Berkekuatan M 5,1 Minggu 7 Juni 2020 Pagi

Asahan

Panen Hadiah Simpedes, BRI Cabang Kisaran Manjakan Nasabah
Foto sejumlah oknum polisi yg diduga menyerang RS Bandung

Berita

Sejumlah Oknum Polisi Penyerang RS Bandung Diperiksa Propam Polrestabes Medan

Berita

Peringati HUT Bekangad ke-73, Bekangdam XII/Tpr Laksanakan Syukuran

Berita

GMKI : ” ‍COVID-19 , The Next Walikota Pematangsiantar Bisa Apa?”