Home / Berita / Nasional / Reviews

Senin, 25 Juni 2018 - 11:41 WIB

Disebut Mahal dan Tak Jelas Oleh Prabowo, Ini Jawaban Gubernur Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Foto: Okezone)

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Foto: Okezone)

Viewer: 621
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

KompasNasional.com – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang dinilai terlalu mahal dan tidak jelas penggunaannya oleh Ketua Umum (Ketum) Gerindra, Prabowo Subianto ditanggapi oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Dikatakan Alex, Sumsel hanya menerima jadi dalam bentuk LRT, karena semua dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Karena itu, ia mengaku untuk permasalahan dana bukan merupakan urusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

“No Komen, kita ini terima jadi saja,” katanya saat ditemui di Griya Agung, Minggu (24/6)

Namun, ia menegaskan, jika LRT ini sangat berguna untuk mengatasi kemacetan yang terus meningkat di Kota Palembang.  Berdasarkan hasil studi bahwa, pada 2020 mendatang Kota Palembang akan mengalami kemacetan parah atau Grandlock. Bahkan sudah tidak dapat bergerak lagi.

Baca Juga  Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalbar Menghadiri Rakor Kepala Daerah Secara Virtual

Dirinya mengibaratkan, saat orang mau keluar garasi mobil pun sudah mengalami kemacetan. Karena itu, perlu adanya transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Kota Palembang ini seperti LRT. Dipilihnya LRT ini karena, dana yang dikeluarkan tidak terlalu besar atau lebih murah karena tidak ada pembebasan lahan yang terlalu banyak. Serta teknologi yang digunakan pun modern.

“Jadi proyek ini bukan tidak jelas, itu salah. Proyek ini sangat bermanfaat apalagi buat Kota Palembang,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan angkutan massal ini harus segera dilakukan. Karena jika terlambat, tentunya akan semakin membuat lebih sulit terealisasi dan kemacetan pun semakin parah. Syarat untuk pembangunan massal sudah terpenuh di Kota Palembang dimana jumlah penduduk sudah melebihi dari 1,2 juta penduduk.

Baca Juga  Jokowi Tantang Pengembalian Konsesi Tanah, Bagaimana Aturannya?

“Nantinya LRT ini menggunakan bahan bakar bio solar dengan fasilitas wifi gratis. Jadi selain nyaman, juga bisa internetan gratis,” tutupnya.

Seperti diketahui, Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menyebutkan bahwa, pembangunan LRT salah satunya di Palembang terlalu mahal. Bahkan menghabiskan dana USD 40 Juta. Sedangkan berdasarkan riset indeks pembangunan termahal LRT di dunia hanya USD 8 Juta.

Selain itu, Prabowo menyebutkan jika pembangunan LRT di Sumsel juga tidak jelas manfaatnya. Artinya sama saja membuang uang rakyat.(JPC/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Survei: Publik Ingin PSBB Berlanjut dengan Kelonggaran

Berita

Wabup Kapuas Hulu Ajak Warga Tanam Pohon

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Staf Ahli Buka Kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana

Berita

Walikota Dukung Pembangunan Pilar Ina-CORS di Sidempuan

Arsip

Illarramendi: Kalahkan Madrid, Anda Harus Berjuang 90 Menit

Berita

Sekjen Kemenang: Seluruh ASN Harus “Melek” Moderasi Beragama

Berita

Upacara HUT ke 75 Kemerdekaan RI di Siantar, Sederhana tapi Hikmat

Berita

Adik Hendry Lie Didakwa Rugikan Negara Rp 300 T di Kasus Korupsi Timah