Home / Berita / Daerah / Kuliner / Reviews

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:08 WIB

Dua Nelayan Muda Ditemukan Tewas Setelah Memakan Ikan Puffer

Ikan Puffer Makanan Lezat yang Juga Bisa Jadi Racun Mematikan!(Eater.com)

Ikan Puffer Makanan Lezat yang Juga Bisa Jadi Racun Mematikan!(Eater.com)

Viewer: 671
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Dua nelayan muda ditemukan tewas setelah memakan ikan puffer. Pelaut Myanmar bernama Chit (22) dan Tan (29), sebelumnya sudah diperingatkan agar tidak memakan ikan tersebut.

Kapten Wirat Sriwirat yang kira-kira berusia 62 berlari memperingatkan mereka agar tidak memakannya, saat mereka mulai membersihkan ikan tangkapan itu.

Namun mereka tetap keukeuh menggoreng telur ikan laut itu. Mereka memotong daging dan menaburi bumbu dengan garam hingga kering di bawah sinar matahari. Mereka melahap telur dan beberapa gigitan daging, tiba-tiba mereka mengeluarkan busa dari mulutnya, serta muntah-muntah.

Kapten Wirat terpaksa meminta bantuan radio dan memotong perjalanan nelayan sepuluh hari itu. Ia memutuskan kembali dan menunggu bantuan dari dokter di pantai.

Baca Juga  Ahok Sudah Ikhlaskan Vero untuk Julianto Tio Sang 'Good Friend'

Ia menjelaskan, “Saya sudah mengatakan kepada mereka agar  tidak memakan ikan itu, tapi mereka mengabaikan saya. Apa lagi yang bisa saya lakukan?

“Burma menangkap ikan sekitar pukul 1 siang di lepas pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand dan memasaknya. Seorang pria makan banyak dan langsung meninggal. Satu lagi butuh waktu lebih lama untuk meninggal, tiga atau empat jam, mereka muntah dan sakit. Ada lima awak Birma tapi hanya tiga yang makan ikannya.”

Anggota ketiga kelompok Suu Kyi (34) yang hanya makan sedikit. Ia dievakuasi ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Letnan Kolonel Rakpong dari kantor polisi distrik Sichon mengatakan kedua nelayan tersebut dinyatakan meninggal setelah kapal tersebut berlabuh.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Gotong Royong Melanjutkan Pembangunan Masjid Di Perbatasan.

Ia mengatakan, “Kapal nelayan Sansin 31 membuat panggilan radio untuk menyampaikan bahwa dua awak kapal telah meninggal dan seseorang muntah dengan keras karena memakan ikan puffer.

“Petugas polisi dan seorang dokter dari Rumah Sakit Sichon melakukan perjalanan bersama untuk menemui kapal saat tiba dan untuk memeriksa kondisi orang-orang tersebut.

“Petugas penyelamat kami memeriksa kabin dan menemukan dua orang terbaring telungkup dengan air liur yang bersumber dari mulut mereka. Yang ketiga muntah dan ia dibawa ke rumah sakit.”(JRNS/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Terima Audiensi Pengurus SMSI Tapanuli Utara.

Berita

GTC Task Force Kemanusian PPKM Covid-19 Singkawang Adakan Bimtek SOP Relawan

Berita

Gubernur Kalbar Bersama Forkopimda Meninjau Kedatangan Tangki Oksigen Dari Serawak

Arsip

Tak Cuma Partai Politik, Pendukung Risma Juga Ikut “Perang”

Berita

Kapolres Sanggau Pimpin Apel Kesiapan Operasi Bina Karuna Kapuas 2022 Tahap II 

Berita

Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Imlek 2573 dan Cap Go Meh Tahun 2022

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Berita

Wakapolda Kalbar Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Massal Serentak di Kantor Sekretariat HIPMI Pontianak