Home / Berita / Ekonomi / Medan / Reviews

Senin, 29 Januari 2018 - 10:13 WIB

Pemko : Dewan Minta Evaluasi Pasar Induk.

Viewer: 1029
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 44 Detik

KompasNasional.com – Pemerintah Kota Medan didorong untuk mengevaluasi dan mengkaji kembali pengembangan kawasan Pasar Induk Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan dalam rangka meningkatkan antusiasme pedagang dan konsumen berbelanja di pasar tersebut.

“Persoalan ini sebenarnya sederhana sekali. Kemungkinan ada harapan dan keinginan pedagang di sana, yang sampai kini belum mampu dipenuhi Pemko. Sehingga menurut mereka, dengan belum terpenuhinya keinginan itu minat pembeli sangat berkurang berbelanja di tempat tersebut,” kata Anggota Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe kepada Sumut Pos, Rabu (24/1).

Hal itu ia sikapi lantaran saat ini banyak pedagang Pasar Induk migrasi ke kawasan Medan Megapolitan Trade Centre (MMTC) di Jl. Wiliem Iskandar/Pancing Medan. “Sehingga mereka jadi berani mengadu nasib lagi ke tempat di luar dari Pasar Induk Laucih,” imbuh pria yang akrab disapa Bayek itu.

Bayek menyarankan, kiranya Pemko Medan segera mencari tahu solusi percepatan pembangunan termasuk infrastruktur di kawasan tersebut, sehingga konsumen atau masyarakat berkeinginan berbelanja di Pasar Induk Laucih. “Intinya memang perlu kajian lagi dari Pemko Medan sehingga tidak salah langkah, apalagi dana sudah banyak dikucurkan untuk itu tetapi tidak tepat sasaran, tentu kasihan pedagang dan juga pemerintahnya,” katanya.

Baca Juga  Wabup Kapuas Hulu Hadiri Peresmian Perluasan Program Karet Alam Berkelanjutan Melalui Kemitraan Pembangunan Terpadu dan Sektor Satwa

Menurut politisi Partai Golkar ini, perlu ada upaya duduk bersama lagi antara pedagang dan Pemko Medan dalam hal menyelaraskan pembangunan terhadap kawasan Pasar Induk Laucih. Termasuk, bagaimana cara meningkatkan segala fasilitas pendukung, agar pedagang nyaman berjualan dan masyarakat senang berbelanja ke sana.

“Terkadang persoalan ini harus dialami dulu dan terjadi ditengah jalan. Dulu kajiannya di awal belum dialami, tapi bisa berubah ditengah jalan karena perubahan di lapangan. Jadi mesti intenslah komunikasi antarpihak terkait dalam hal ini. Pemko pun harus jelaskan kepada seluruh pedagang di mana saja kendala yang dialami selama ini,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur Operasional PD Pasar Kota Medan Yohny Anwar menjelaskan tidak ada penurunan signifikan dari sisi omzet pihaknya terkait perpindahan banyak pedagang Pasar Induk ke kawasan MMTC. “Sekarang memang menjadi tugas kami untuk menyiapkan tempat berjualan yang laik kepada pedagang, namun kalau kita hitung kerugian tidak bisa kita hitung karena pasar tersebut masih beroperasi,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, kebanyakan pedagang yang berjualan di Pasar Induk punya segmentasi tersendiri. Artinya mayoritas segmentasi di sana adalah grosir bukan eceran. “Dibilang sepi pun tidak juga, tetap ramai di sana. Tapi memang panen buah dan sayuran kan tidak setiap saat. Ada kadang waktu-waktunya. Begitupun pembelinya juga ada dari Batam dan umumnya partai besar,” ungkap Yohny.

Baca Juga  Jadwal Pendaftaran PPDB TA. 2022 - 2023 OnLine SMK Negeri 3 Pematangsiantar

Omset Pasar Induk diklaim Yohny masih stabil. Meski banyak pedagang sudah migrasi ke MMTC, mereka masih tetap membayar kewajiban seperti retribusi jaga malam, kebersihan dan lainnya. “Saya tidak bisa rincikan berapa pendapatan kita di pasar tersebut. Namun sebagai gambaran, untuk satu hari gak kemana bisa dihimpun hampir Rp100 juta. Jadi memang luar biasa omzet kita dari pasar tersebut,” katanya.

Karena itu, pihaknya berharap sejumlah kendala yang membuat kurang bergairahnya Pasar Induk dapat teratasi dalam waktu dekat. Seperti masalah akses jalan, penerangan dan fasilitas pendukung lainnya. “Kami juga berencana membangun sarana pendukung lainnya, seperti area parkir yang luas, penerangan jalan yang memang kita anggap masih kurang sehingga suasana di sana tampak sepi dan seram,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan akan coba merayu pedagang Pasar Induk Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan agar kembali mau berjualan di lokasi tersebut. Upaya itu dilakukan, mengingat sudah hampir separuh pedagang Pasar Induk ‘angkat kaki’ dari sana dan berpindah jualan ke MMTC.

(SUMP/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Ops Aman Nusa II Polda Kalbar Melaksanakan Penyemprotan Disenfektan Di Kandang Milik Warga

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Laksanakan Ibadah Bersama Dan Bagikan Masker Di Gereja Perbatasan.

Berita

Muda Minta DPD LPM Ikut Kepong Bakol Layani Masyarakat dengan Baik

Berita

Danrem 121/Abw melaksanakan silahturahmi dengan Panglima Brigade 3 TDM melalui vicon zoom meeting.

Berita

Peningkatan Kapasitas, AMGPM Cabang Pniel Gelar Pendidikan Kader

Berita

Upaya Meningkatkan IKM, Dekranasda Kampar Gelar Temu Ramah Dengan Pengerajin

Berita

Gunakan Momentum Lebaran, Babinsa Mekar Utama, Kodim 1203/Ktp Terapkan PPKM Mikro.

Berita

Kapolsek Kapuas Serahkan 56 Paket Mie Instan untuk Warga Korban Banjir di Lingkungan Liku