Home / Berita / Nasional / Reviews

Rabu, 24 Januari 2018 - 14:49 WIB

Menhub tutup dua sekolah penerbangan

Viewer: 573
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

KompasNasional.com, Jakarta  – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menutup dua sekolah pilot yang dinilai tidak bisa mencetak pilot-pilot yang kompeten dan memiliki daya saing.

“Dua sekolah yang sudah kita tutup, satu lagi menyusul bulan depan. Kita sudah peringatkan selama satu tahun,” kata Budi pada pembukaan diskusi “Penyerapan Pilot AB Initio” di Jakarta, Rabu.

Budi menyebutkan masih ada sekitar 600 tenaga pilot AB Initio yang belum terserap karena sejumlah faktor, salah satunya yaitu tidak bisa bersaing dan mendapatkan pekerjaan sebagai pilot di maskapai.

Pilot AB Initio merupakan pilot yang baru menyelesaikan pendidikan di sekolah pilot dan mendapat lisensi untuk menerbangkan pesawat komersil, namun belum memiliki pengalaman terbang, dan pengalaman terbang yang dimiliki hanya ketika di sekolah penerbangan.

Baca Juga  Wawako Psp Hadiri RUPS T Dan RUPS LB

Karena itu, dia memerintahkan kepada pilot AB Initio untuk meningkatkan kompetensi dan mengoreksi diri (self correction) karena sudah masuk sekolah penerbangan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Bagi maskapai, kompetisi itu ketat, baik keilmuan maupun kepribadian. Jangan hanya ingin pakai kacamata hitam, jaket kulit, tapi harus melakukan self-correction. Tanya pada diri sendiri apakah sudah maksimal,” katanya.

Selain itu, Budi juga memberikan peringatan kepada 18 sekolah pilot yang ada di Indonesia untuk memenuhi standar kurikulum yang sudah diatur dalam undang-undang.

Baca Juga  Rapat Persiapan Hari Jadi Tapsel ke-72, Pj Sekda : Rencanakan dengan Baik dan Matang

Apabila, lanjut dia, sekolah-sekolah penerbangan tersebut tidak mampu untuk memenuhi standar itu semua, maka diinstruksikan untuk melakukan penggabungan sekolah (merger).

“Sekolah itu harus berlomba-lomba menjadi baik, kalau enggak mau merger, supaya kualifikasi pendidkkan membaik, hasil membaik, bukan cari duit saja,” katanya.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Muzaffar Ismail mengatakan sudah menyurati delapan sekolah pilot yang dinilai tidak memenuhi kualifikasi.

“Hasil audit tahun lalu, ada delapan sekolah penerbangan yang kita surati karena tidak memenuhi. Februari mendatang akan kita evaluasi,” katanya.

[AN/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Begini Kata Ruhut Kepada Kontras, Soal Pengakuan Freddy Budiman

Berita

Kedisiplinan Protokol Kesehatan adalah Kunci di Tengah Pandemi

Berita

IPTU Jhoni Sembiring Panit Sabhara polsek Pontianak Timur Beri ceramah Kamtibmas di gereja Kemah Injil

Berita

Berita Psp. Pemko Psp Dan Personil Polres Serta Kodim 0212 TS Sosialisasikan AKB

Reviews

Pangdam Jaya: Yang Kritik TNI Turunkan Baliho HRS Tak Tahu Ceritanya

Berita

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro, MM melaksanakan Pengecekan di Pos Pengamanan Terpadu Pelabuhan Dwikora Pontianak
N.B.Foto:ket//dari kiri ke kanan DPP (K) SBSI Ketua Program dan Strategi Johanes Dartha Pakpahan, SH, Sekjen DPD SBSI 1992 Sumut dan juga Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan Pengkajian Organisasi DPP SBSI 1992 Pusat Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd⁹0, MH., CTLA., Med, Ketua DPD SBSI Sumut terpilih Agan Tanjung(Tengah), Ketua Umum DPP SBSI 1992 Gunawan dan Bendahara Umum DPP SBSI 1992 dan juga adalah Sekjen (K) SBSI 1992 DPP Pusat Vindra Whindalis.

Berita

Agan Surya Tanjung Terpilih Aklamasi menjadi Ketua DPD SBSI 1992 Sumut

Berita

Pemko Bersama Forkopimda Plus Psp Mulai Terapkan Operasi Yustisi Penegakan Prokes