Home / Berita / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 17 Januari 2018 - 16:01 WIB

Buwas: Apabila Ada Anggota BNN Berkhianat Terima Suap, Tembak Saja

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik
KompasNasional.com – Nama Kemenkumham kembali tercoreng. Kali ini diakibatkan tertangkapnya Cahyono Adhi Satriyanto, kepala Rutan IIB Purworejo oleh tim gabungan BNN dan BNNP Jawa Tengah.
Terkait kejadian ini, Kepala BNN Komjen Budi Waseso menegaskan jika ada anggota BNN yang terlibat dalam peredaran narkoba dipersilahkan untuk tembak di tempat.
“Saya bilang ke Deputi Pemberantasan (Irjen Arman Depari) kalau ada pengkhianatan di BNN kita tembak pakai senjata BNN sendiri,” kata Buwas di kantornya, Rabu (17/1).
Buwas bahkan menyebutkan apabila dirinya berkhianat, dalam artian terlibat dalam jaringan peredaran narkotika juga boleh ditembak oleh anggotanya.
“Kalau kepala BNN berkhianat silahkan ditembak oleh anggota, wartawan juga boleh,” katanya berseloroh.

Kepala BNN, Budi Waseso

Kepala BNN, Budi Waseso (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Terkait kasus ini, Buwas mengatakan Cahyono terbukti menerima uang sebesar Rp 313 juta dari napi narkotika Kristian Jaya Kusuma alias Sancai yang merupakan warga binaanya.
“Dia menerima uang secara berkala sebanyak 18 kali transaksi yang mencapai Rp 313.500 000. Aliran dana itu diterima pelaku (Cahyono) dari rekening orang lain dengan nama Suhartinah asal Wonosobo dan Sunarso asal Cilacap,” jelas Buwas.
Tidak hanya hanya Cahyono, Sancai juga menyuap seorang anggota Polda Jateng dengan pangkat AKP berinisial KW untuk melancarkan bisnisnya.
“Dia mencoba menyuap Kabid Pemberantasan BNNP Jawa Tengah dengan uang sebesar Rp 500 juta kemudian kita lakukan OTT,” ucap Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo.
Terkait kasus ini, selain Sancai, Cahyono dan KW, ada empat orang lain yang diamankan yang diketahui sebagai kaki tangan Sancai. Keempatnya adalah Suhartinah, Sunaryo, Saniran, dan Charles Cahyadi.
[KUM/TR]
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Polda Sumatera Selatan Sumsel. memastikan proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian Akpol dan anggota Bintara Polri 2022 tidak dipungut biaya apapun

Share :

Baca Juga

Berita

PA & PPK, Proyek Dinas Pendidikan Dayah Aceh Yang Ada Di Kutacane Mengabaykan Telpon Wartawan

Berita

Pantai Pangandaran bebas PKL

Berita

Bupati Tapsel Puji Keramahan Ketua Komisi Kejaksaan RI

Berita

Seorang Pria Diamankan Polres Samosir atas Kepemilikan Narkotika Jenis Ganja 

Berita

Personil Polsek Mempawah Hulu Sampaikan Himbauan Prokes Saat Ops Yustisi

Berita

Pemkab Nias Selatan Sosialisasikan Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat

Berita

Bupati Kapuas Hulu Lantik 70 Anggota BPD Silat Hulu

Berita

Kodam XII/Tpr Gelar Rapat Evaluasi Bidang Intel/Pam Tahun 2021