Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Ekonomi / Nasional / Reviews

Jumat, 6 Oktober 2017 - 14:39 WIB

Pemerintah Godok Instrumen Pembiayaan Baru Infrastruktur

Viewer: 613
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 10 Detik

kompasnasional.com Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) tengah merampungkan kajian instrumen pembiayaan baru bagi proyek infrastruktur dari sekuritisasi pendapatan (income) suatu perusahaan di pasar modal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, sekuritisasi ini akan lebih menguntungkan lantaran tanpa pengenaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sedangkan dua skema sekuritisasi sebelumnya, yaitu Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Efek Beragunan Aset (EBA) dan KIK Dana Investasi Real Estate (DIRE) masih dikenakan BPHTB.

“Sudah ada KIK DIRE dan KIK EBA. Ada satu lagi sebenarnya, KEK DIRE tapi bukan yang EBA. Yang disekuritisasi income-nya. Ke depan, tidak perlu berurusan dengan BPHTB segala macam,” jelas Darmin.

Baca Juga  Bhayangkara Harmony Yang Digelar Polres Kapuas Hulu Akan Laksanakan Audisi, Ini Jadwalnya

Sayang, Darmin masih enggan merinci lebih dalam terkait kajian instrumen pembiayaan infrastruktur baru ini. Sebab, masih dalam proses kajian bersama BI.

Namun, Darmin bilang, bila selesai dirampungkan, sekuritisasi income ini akan diterapkan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Di sisi lain, ia memastikan, instrumen ini akan memperkaya sumber pembiayaan proyek infrastruktur yang terus digenjot oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga 2019 mendatang.

Baca Juga  SMPN 9 Pematangsiantar Langgar Prokes Covid-19

“Supaya lebih banyak pilihan untuk pembiayaan infrastruktur, baik yang greenfield maupun brownfield,” terangnya.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan produk sekuritisasi aset dengan skema KIK EBA senilai Rp2 triliun atas ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Selain itu, ada juga PT Indonesia Power (IP) yang turut melakukan sekuritisasi aset berskema KIK EBA mencapai Rp4 triliun atas piutang penjualan ketenagalistrikan PLTU Suralaya 1-4 (cnn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terapkan 3 M Sebar 1200 Masker Di Pontianak Utara

Berita

Jaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh, Anggota Kodim Sintang Laksanakan Lari Pagi

Arsip

Menkeu Sri Mulyani janjikan jaga APBN 2018 dari pemborosan dan korupsi

Berita

Pemko P.Sidempuan Bersama KPKNL Rapat Bahas Penilaian dan Pelelangan BMD

Berita

Bareskrim Ungkap Kronologi Investasi Alkes Bodong

Berita

Dandim Kabupaten Sambas Resmi Tutup Kegiatan Karya Bakti TNI, Tahun 2021, Bersama Bupati H.Satono .

Berita

KPK Panggil Dirjen Bea Cukai Jadi Saksi Kasus TPPU Rita Widyasari

Berita

Kunjungan Kerja Sekjen KKP dan Anggota Komisi IV DPR RI ke Kejati Kalbar