Home / Arsip / Arsip 2017 / Ekonomi / Kriminal / Nasional / Reviews

Kamis, 19 Januari 2017 - 15:36 WIB

Guru Honorer Ungkap Pungli SMAN 13 Disudutkan Kepsek & Wali Murid

Viewer: 598
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kisruh antara Andika Ramadhan Febriansah (23) seorang guru honorer dengan internal SMAN 13 Depok terus bergulir. Andika mengungkap adanya praktik pungli di lingkungan sekolah tempat ia mengajar.

Kini, Andika merasa kecewa lantaran menjadi bulan-bulanan dalam forum klarifikasi antara dirinya dengan pihak sekolah dan wali murid. Saat itu, Andika diundang dalam forum klarifikasi yang dibuat sekolah.

Dalam forum tersebut kepala sekolah dan wali murid itu Dika terus-terusan dihujani pernyataan yang menyudutkan dirinya bersalah atas apa yang sudah diajarkannya di sekolah.

Bahkan sejak bergulirnya kasus ini, Dika disebut-sebut menimbulkan keresahan bagi siswa dan sekolah. Pasalnya banyak tamu yang datang ke sekolah pada jam sekolah.

Dika sendiri tidak begitu ambil pusing soal itu dia hanya mempertanyakan perihal alihfungsinya dari tenaga pengajar menjadi bagian perpustakaan. Dia menduga hal ini dipicu dari postingan dirinya di sosial media soal kritik terhadap sekolah. “Jujur saya kecewa disini. Karena saya terima undangan ini sudah malam. Dan yang hadir disini juga tidak ada walimurid yang ikut dalam Studio Merdeka (kelompok belajar binaan Dika). Saya merasa disudutkan,” kata Dika, Kamis (19/1).

Baca Juga  Api Cintanya Ditolak, Pria di Demak Bawa Bensin ke Toko Sang Pujaan Hati

Kendati demikian dirinya tetap akan memperjuangkan haknya. Dia mengaku menolak usulan sekolah yang mengalihfungsikan dirinya ke bagian perpustakaan. “Saya tetap tempuh cara agar hak saya untuk bisa mengajar bisa kembali,” tegasnya.

Diakui Dika bahwa saat ini dirinya belum lulus sarjana strat satu. Dia saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir di UNJ. Sekolah berdalih mengalihfungsikan Dika karena statusnya yang belum S1. “Saya akui itu (belum S1). Tapi mengapa tidak sejak awal dipertanyakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Lakukan Aksi Damai, Massa AMPS Serukan Kota Siantar Tetap Aman dan Kondusif

Sementar itu Kepala SMAN 13 M Mahpudin mengatakan, saat itu sekolah kekurangan tenaga pengajar bidang sejarah. Dan ketika Dika melamar akhirnya diterima. “Saat itu kita terdesak. Sekarang kita ingik Dika lebih fokus dulu skripsinya makanya dialihfungsikan ke perpustakaan,” katanya.

Terkait apakah benar pengalihfungsian itu bersangkutan dengan postingan Dika, Mahpudin membantah. Menurutnya, jika Dika nanti sudah selesa kuliah dan mengantongi ijazah S1 mak sekolah akan mengembalikan fungsinya. “Untuk sementara kita pakai guru lain. Dan guru lain harus legowo kalau nanti Dika sudah lulus,” pungkasnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Denda 5 Persen Bagi Pengusaha Yang Terlambat Bayar THR Pekerja

Berita

Denda 5 Persen Bagi Pengusaha Yang Terlambat Bayar THR Pekerja

Arsip

Foto Perdana Bayi Perempuan Chelsea – Glenn Alinskie, Nggemesin!

Berita

Terima Menlu Jepang, Jokowi Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan di PBB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi

Berita

Polisi Buru 2 Pelaku Pengeroyokan Aktivis Islam di Diskotek Labuhanbatu

Arsip

Jokowi Cuek Saat Berkali-kali Ditanya Soal Demo 4 November

Arsip

Calon Paskibra Tanah Bumbu Dikarantina

Berita

Resmi Djanur Keluar dari PSMS Medan

Arsip

Kasus Ngambang Tiga Bulan Mobil L 300 Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan, Ada Apa Dengan Penyidik …?