Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 15 September 2016 - 13:08 WIB

Bolos Sekolah, Siswa SMP Tewas Tenggelam di Sungai Lobang

Viewer: 1470
0 0
Terakhir Dibaca:4 Menit, 10 Detik

Simalungun – Kompasnasional.com

Aksi bolos sekolah yang dilakoni lima siswa asal Perdagangan, berujung maut. Seorang di antaranya tewas tenggelam usai terjun ke pemandian Sungai Lobang. Sementara seorang lagi temannya belum ditemukan.

Peristiwa terjadi pada Rabu (14/9) pagi. Bermula saat lima sekawan, empat di antaranya siswa SMP, masing-masing Topan (13), Rangga Pasaribu (13), Andika Lesmana (13) dan Fasko Tamara (13), serta Ando Jordan Pasaribu (15) siswa SMK Cipto Perdagangan, datang ke pemandian Sungai Lobang di Kampung Hulam, Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, sekira pukul 07.00 WIB.

Maksud mereka ke lokasi adalah untuk bermain sembari mandi-mandi. Namun bukannya kegembiraan yang diperoleh kelimanya, malah duka yang mendalam. Salah seorang di antaranya, yakni Ando Jordan Pasaribu ditemukan tewas tenggelam di lokasi pemandian. Sementara temannya Fasko Tamara menghilang.

Informasi dihimpun di lokasi kejadian, pagi itu begitu sampai ke Sungai Lobang, Ando Jordan dan Fasko Tamara memang lebih dulu terjun ke pemandian yang menyerupai kolam tersebut. Keduanya terjun tepat di sumber mata air yang lebih dalam dari sisi-sisi pemandian lainnya. Sejak saat itu, keduanya tidak terlihat lagi.

Ketiga teman korban yang berada di sisi pemandian pun panik. Mereka berteriak minta tolong. Sontak teriakan ketiganya itu membuat geger warga setempat.

Beberapa warga yang mendengar teriakan langsung berlari ke lokasi dan berusaha memberikan pertolongan dengan menyelam ke lokasi mata air.

Setelah beberapa lama menyelam, warga melihat salah seorang korban tersangkut pipa yang berada dalam air. Ia adalah Ando. Namun saat berhasil dikeluarkan dari air, ia sudah tak bernyawa.

“Si Ando ini yang pertama kami dapatkan dari dalam air. Korban sudah meninggal dunia dengan luka di kening. Selain itu, ada darah yang keluar darah dari telinganya,” kata Khairul, warga setempat.

Dia menjelaskan, proses evakuasi Ando dari dalam air tak sebentar. Warga membutuhkan waktu dua jam untuk bisa mengeluarkan jasadnya.

“Karena korban ini tersangkut di antara pipa yang ada di dalam air itu. Makanya kurang lebih dua jamlah baru bisa dikeluarkan,” tambahnya.

Selanjutnya, dengan disaksikan warga serta Uspika Kecamatan Bandar dan Pematang Bandar yang kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Huta II Nagori Sidotani, Kecamatan Bandar, menggunakan ambulans milik Puskesmas Pematang Bandar.

Baca Juga  Gagal Bebaskan 10 WNI,18 Pasukan Elite Tewas Ditembaki Teroris Abu Sayyaf

Namun tidak bago Faski Tamara. Siswa SMP Taman Ilmu Perdagangan ini belum juga ditemukan, meski warga dan tim pencari sudah berulangkali melakukan penyelaman di lokasi.

Pantauan koran ini di lokasi kejadian, hingga tadi malam upaya pencarian terus dilakukan. Sebelumnya sekira pukul 14.00 WIB, Dandim 0207 Simalungun datang ke lokasi, disusul Bupati Simalungun JR Saragih. Keduanya memantau langsung proses pencarian yang dilakukan oleh warga setempat. Tetapi usaha warga itu tetap tidak membuahkan hasil.

Sekira pukul 15.30 WIB, tim Basarnas dari Parapat tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan peralatan yang lebih lengkap, dibantu personel TNI dan Polri. Masih sama, pencarian belum membuahkan hasil.

Kapolsek Perdagangan AKP Asmara yang diwawancarai di tempat kejadian mengungkapkan, pencarian akan kembali dilakukan pada Kamis (15/9) pagi.

“Karena hari sudah gelap, kita hentikan dulu. Besok pagi, rencananya pukul 06.00 WIB sudah kita mulai lagi upaya pencarian terhadap korban ini. Malam ini saya sendiri yang memimpin penjagaan,” Kata Kapolsek.

Sementara keluarga Fasko Tamara terlihat cemas di tepian pemandian. Muhammad Yunus SPdI, seorang guru di SMK Yayasan Pendidikan Perdagangan yang mengaku sebagai paman dari Fasko Tamara mengungkapkan bahwa keponakannya tersebut selama ini tinggal bersama ibunya.

“Fasko ini keponakan saya, Bapaknya bernama Sudarmo yang tinggal di Medan. Ibunya bernama Maini dan tinggal di Huta III Nagori Sidotani Kecamatan Bandar. Fasko selama ini tinggal bersama ibu dan seorang adiknya. Ayahnya sudah pisah dengan ibunya. Sayalah yang membantu korban selama ini. Saya tak menyangka akan berakhir seperti ini,” kata Yunus.

Yunus juga membernarkan jika keponakannya itu memang bolos sekolah sebelum peristiwa naas tersebut.

“Kalau dari rumah, setahu kami dia menuju sekolah. Tetapi setelah mendengar kejadian ini, saya kontak ke sekolahnya. Ternyata memang benar dia tidak masuk sekolah,” terangnya.

Namun begitu Yunus berharap agar keponakannya itu segera ditemukan.

Baca Juga  Waspada! Sudah Ada Warga Indonesia Terserang Virus Zika

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Bandar, Lasmida Sirait SPd juga mengakui kelima pelajar yang datang ke lokasi pemandian itu sedang bolos sekolah.

“Kami sudah menghubungi kepala sekolah masing-masing. Hasilnya, kelima siswa tersebut memang tidak masuk ke sekolah (bolos),” ujar Lamsida.

Hal senada juga dikatakan Camat Bandar Samsul Pasaribu.

“Para korban ini semua warga saya. Tetapi saat saya Tanya ke sekolahnya, memang mereka ini absen di sekolah. Kemungkinan mereka sudah janjian mau ke sini,” kata camat.

Sedangkan beberapa warga sekitar yang diwawancarai, berharap agar pemerintah menata umbul Sungai Lobang ini.

“Seperti membuat jaring atau pagar pengaman di dekat sumber mata air itu. Agar kedepan tidak ada lagi korban berikutnya. Sebab di sini orang bisa masuk dari segala arah. Kami sebagai warga tidak bisa mengawasi penuh. Apalagi para pelajar yang terkadang bolos kemari, kami tidak bisa memantaunya,” ungkap seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Sedangkan Bupati JR Saragih yang sempat diwawancarai menegaskan bahwa lokasi pemandian Sungai Lobang itu akan ditutup.

“Tempat ini akan ditutup, saya sudah koordinasi langsung dengan kepolisian dan Dandim. Selama ini tidak ada izinnya,” ucap JR Saragih singkat sembari memantau proses pencarian korban. (kn/ms)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

Polri Ringkus Enam Pelaku Pembunuh WartawanPolri Ringkus Enam Pelaku Pembunuh Wartawan

Berita

Polisi Perketat Pengamanan Sidang Vonis Teroris Aman Abdurrahman Besok

Arsip

Mesjid Al Hikmah Desa Mbaruai Potong Enam Ekor Kambing Qurban
Polisi menangkap tiga dari lima pelaku pemerkosaan remaja 13 Tahun di Jambi

Berita

Nonton Balap Motor Berujung Remaja 13 Tahun Diperkosa 5 Pria di Jambi
Dua Orang Ini Adalah Pelaku Perampokan Anak Kisaran-kompasnasional

Arsip

Dua Orang Ini Adalah Pelaku Perampokan Anak Kisaran

Arsip

Bunga Sakura Jepang Mulai Mekar 25 Maret di Fukuoka, Kagoshima dan Nagasaki
Pria Tewas di Mall Glodok Kemayoran, Mata dan Hidung Berlumur Darah-kompasnasional

Arsip

Pria Tewas di Mall Glodok Kemayoran, Mata dan Hidung Berlumur Darah

Arsip

Pamer Cincin, Rossa dan Afgan Syahreza Tunangan?