Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Sabtu, 2 Juli 2016 - 15:20 WIB

Sebelas Pemudik yang Rela Bersepeda Hingga Ke Kampung Halaman

Viewer: 567
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Mudik dengan cara moda transportasi mobil maupun sepeda motor sudah lazim. Namun bagaimana jika tradisi pulang kampung itu dilakoni menggunakan sepeda.

Hal ini yang dilakukan 11 pemudik asal Kota Bandung. Mereka yang memang hobi bersepeda ini melakukan tradisi pulang kampung dengan cara yang disukainya. Tergabung dalam gerakan #GOWESMUDIK2016, mereka rela mengayuh pedal hingga beberapa kampung halaman. Ada yang menuju Banjar, Yogyakarta, Solo, dan Madiun.

Yudi Juliana tampak terengah-engah. Pria 30 tahun itu menepikan sepeda warna merah miliknya di lahan kosong di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Maklum saja, rute yang ditempuh memang sebagian besar berupa jalan menanjak.

“Istirahat dulu, lumayan capek,” kata Yudi, Sabtu (2/7).

Baca Juga  Dua Bulan Lagi Lunas Mobil Disita, Debitur Laporkan PT.SMS Finance Ke Polisi

Yudi berangkat dari kawasan Cibiru, Kota Bandung, tadi pagi. Mereka bergerak menempuh jalur selatan. Namun ada juga yang melalui jalur utara.

Yudi mengutarakan alasan memilih mudik menggunakan sepeda. Dia beralasan bukan karena tidak mampu menggunakan kendaraan umum atau pribadi, tapi ingin merasakan kebersamaan dan menyalurkan hobi.

“Pakai sepeda itu lebih asyik mudiknya. Kalau yang sudah pernah mudik pakai sepeda, biasanya ketagihan,” ungkap Yudi yang mudik menuju Banjar, Jabar.

Dengan bersepeda, pemudik bisa lebih menikmati perjalanan. Apalagi dengan gerakan #GOWESMUDIK2016, pemudik bisa lebih merasakan keakraban satu sama lain. Ada sisi solidaritas juga di dalamnya karena mereka harus saling mengerti dan membantu dalam perjalanan.

Yudi mengaku, sebelum mudik menggunakan sepeda kesayangannya, dia terlebih dahulu pergi mengantarkan keluarga ke kampung halamannya. Kemudian dia pulang ke Bandung dan kembali melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda bersama rekan-rekannya.

Baca Juga  2 Oknum TNI Bawa 75 Kg Sabu Ngaku Diupah Rp 2 Juta per Bungkus

Hanya saja, kata Yudi, kebanyakan dari mereka yang mudik menggunakan sepeda keluarganya pergi secara terpisah. “Ada yang menggunakan mobil pribadi, ada juga yang pakai kendaraan umum,” ujarnya.

Yudi memperkirakan bakal sampai di tempat tujuan pada malam hari. “Kira-kira sore sampai di Ciamis dulu.”

Sedangkan pemudik lainnya diperkirakan sampai ke kampung halaman dengan waktu yang berbeda. Sebab tujuan mereka juga berbeda. “Tapi diperkirakan sebelum Lebaran kita semua sudah sampai ke kampung halaman masing-masing,” terangnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Galakkan Gotongroyong Bangun Estafet Jalan Desa

Berita

Juara Harapan 1 Lomba Cerdas Cermat, SMK Swasta Teladan Pematangsiantar Tetap Mengukir Prestasi

Berita

Polres Taput Berhasil Meringkus enam orang sindikat pelaku Curanmor.

Berita

Sambut Pembelajaran Tatap Muka, SMAN 1 Bandar Gelar Simulasi

Berita

Kanit Binmas Bika Lakukan Monitor dan Kawal Giat Vaksinasi Covid-19, Untuk Masyarakat

Arsip

Kebenaran Kritik SBY dan Kontroversi Dana Haji

Berita

Sisir Tempat Keramaian, Upaya Koramil Pontianak Utara Minimalisir Penyebaran Covid-19 di Wilayah Binaan*

Berita

Tiga Pimpinan Baru MPR Dilantik Siang Ini