Home / Arsip / Arsip 2016 / Reviews

Jumat, 24 Juni 2016 - 15:20 WIB

Istri Polisi Mengemis, Penghasilannya Mencapai Rp6 Juta per Bulan

Viewer: 570
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kompasnasional.com

JEMBER–Peristiwa ini mengejutkan. Dalam razia gelandangan dan pengemis (gepeng) yang dilaksanakan Satpol PP Jember, Jawa Timur, kemarin siang (21/6), Salah seorang yang kena ciduk mengaku sebagai istri purnawirawan polisi.

Perempuan sepuh itu adalah Mbah Sukarti (70), warga Kecamatan Silo, Jember. Saat didata petugas, dia menyebut bahwa suaminya adalah purnawirawan polisi.

“Suami saya telah meninggal,” ucapnya. Namun, dia tak mau menyebutkan identitas almarhum suaminya tersebut.

Razia itu digelar Satpol PP Pemkab Jember bertujuan mengantisipasi ledakan gepeng menjelang Lebaran. Petugas menyisir sejumlah lokasi yang sering menjadi daerah operasi pengemis. Di antaranya, Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, dan sekitar Matahari Dept Store.

Baca Juga  Pencuri Barang Anang dan Aurel Hermansyah Ternyata Paranormal

Dalam operasi di wilayah pertokoan tersebut, petugas mengamankan tiga perempuan yang sedang mengemis dan mengamen. Saat petugas meminta kartu identitas, ketiganya tidak bisa menunjukkan. Mereka pun terpaksa diangkut ke mobil patroli.

Sejatinya pengemis yang mengaku sebagai istri pensiunan polisi dan terjaring razia Satpol PP di Jember tidak miskin-miskin amat. Setiap bulan dia sudah mendapat uang pensiunan suaminya yang bisa terbilang lumayan.

“Saya menerima pensiunan (dari suami) Rp 1 juta per bulan,” kata pengemis yang mengaku bernama Mbah Karti itu. Sang suami dulunya adalah seorang polisi. Kini telah meninggal.

Sayang Mbah Karti tak mau mengungkap siapa nama suami dan apa pangkat terakhir, serta bertugas di mana.

Baca Juga  Rektor USU: Mahasiswa Baru Pemakai Narkoba Akan Langsung Dicoret

Yang jelas, meski sudah tergolong berkecukupan, Mbah Karti masih nekat mengemis.

“Nekat ngemis karena ikut-ikutan teman yang sudah mengemis. Hasilnya lumayan banyak,” ujarnya.

Kepada petugas, dia mengatakan bahwa dari hasil meminta-minta seharian, dia bisa meraup Rp 200 ribu atau Rp6 juta per bulan. (dac/jpg/ms)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Mendikbud : “Siswa Jangan Diberikan PR Matematika”

Arsip

Beraninya Mendikbud Anies Membangkang Perintah Jokowi

Arsip

Sebelas Pemudik yang Rela Bersepeda Hingga Ke Kampung Halaman

Arsip

Menteri Susi: Indonesia Sangat Serius Tangani Kejahatan di Lautan

Arsip

Kemenangan Trump Bantu Kenaikan Harga Minyak Dunia

Arsip

Ini Rekaman Roy Suryo yang Memfitnah Bonek

Arsip

Ini Dia Video PDIP DKI Jakarta Nyanyikan “Ahok Pasti Tumbang”, Begini Reaksi Megawati

Berita

Ini Wejangan Setnov untuk Bambang Soesatyo