Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 14 Juni 2016 - 14:36 WIB

Elpiji 3 kg Pertamina Langka, Warga Nunukan Beli Punya Malaysia

Viewer: 602
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Beberapa hari ini, elpiji 3 kilogram (Kg) langka di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Selain tingginya permintaan selama bulan Ramadan, sulitnya warga menemukan elpiji tabung melon lantaran diduga aksi borong para pengecer. Imbasnya, warga terpaksa membeli elpiji Malaysia, meski lebih mahal.

Memasuki pekan kedua Ramadan ini, warga kian sulit menemukan elpiji melon buatan Pertamina. Biasanya, elpiji tabung melon masih terlihat di beberapa kios atau warung pengecer.

“Sekarang sebaliknya, memang sulit menemukan elpiji 3 Kilogram,” kata Fadilah, salah seorang warga Jalan Pangeran Antasari, Nunukan, kepada merdeka.com, Selasa (14/6).

Sulitnya menemukan elpiji 3 Kg, memaksa warga merogoh kocek lebih dalam, agar dapur mereka di rumah masih bisa mengepul. Warga terpaksa membeli elpiji Petronas dan Shell produksi negeri jiran Malaysia, meski harganya lebih mahal.

Baca Juga  Diduga Selewengkan Dana Desa, Proyek Jalan di Desa Pardomuan Disinyalir Fiktif dan Tumpang Tindih

“Elpiji Malaysia 14 kilogram dijual Rp 250 ribu. Harganya memang lebih mahal, tapi mau bagaimana lagi? Kan dipakai istri memasak di dapur,” ujar Fadilah.

Warga Nunukan lainnya yang tinggal di Jalan Hasanuddin, Eka Safitri (36) mengungkapkan, dia kesulitan menemukan elpiji 3 kilogram di pasaran, sehingga memaksa dia juga terpaksa membeli elpiji Malaysia.

“Ya benar, memang sulit beli elpiji 3 kilogram di sini. Yang ada elpiji Malaysia, 14 kilogram. Semua sudah tahu kok, elpiji Malaysia secara produk juga lebih padat isinya dibanding Pertamina,” ungkap Eka.

Baca Juga  Sang Vokalis "Selingkuh", Repvblik: Yang Penting Bisa Bagi Waktu

“Kan dari Nunukan ke Tawau Malaysia, kira-kira cuma 1,5 jam naik speedboat. Elpiji Malaysia ini memang datang dari Tawau, karena dekat dengan Nunukan,” terang Eka.

Eka juga meminta pemerintah tanggap dengan kelangkaan elpiji 3 kilogram ini. Apalagi, lanjut dia, kebutuhan masyarakat menjelang lebaran semakin meningkat, tidak hanya urusan elpiji saja.

“Kalau yang saya baca dari media, langkanya elpiji 3 kilogram ini karena keterlambatan pasokan dari Tarakan. Tapi, ada kemungkinan juga diborong pengecer, tidak tahu dijual ke mana,” demikian Eka (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Banjir Gol, Ponpes Nur Ilahi Ketapang Unggul Atas Ponpes Hidayatulah Sanggau

Berita

Masuk Kategori Terbaik Realisasi Anggaran, Bupati Taput Terima Penghargaan.

Berita

Konsisten Berikan Hadiah Kepada Nasabah, Bupati Tapsel Apresiasi Bank Sumut

Berita

Pimpin Apel Pagi Gabungan Pangdam XII/TPR, SDM Prajurit Harus Terus Dilatih dan Didayagunakan*

Berita

Tingkatkan Kebersamaan, Pangdam XII/Tpr Silaturahmi dengan Forkopimda Sambas

Berita

Bupati Samosir Buka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.
Foto ilustrasi pemerkosaan

Berita

Kepergok Warga Perkosa Anak Tiri, Pria di Tanjungbalai Ditangkap

Berita

Derman Jaya Baene (38) penderita kelumpuhan butuh sentuhan bantuan social