Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Opini / Reviews / Teknologi

Jumat, 10 Juni 2016 - 10:11 WIB

Google dan YouTube Diminta Diblokir, Ini Tanggapan Ilham Habibie

Viewer: 669
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Lantaran Google dan YouTube dipandang menjadi lahan penyebaran konten pornografi dan kekerasan, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta pemerintah memblokir layanan mesin pencari dan situs video sharing itu.

“Situs ini telah secara bebas untuk menebarkan konten-konten pornografi dan kekerasan tanpa ada kontrol sedikit pun. Google dan YouTube telah memberikan dampak negatif bagi Indonesia,” ujar Sekjen ICMI Jafar Hafsah.

Namun, di lingkup internal ICMI sendiri, rupanya tak semua orang sependapat dengan usulan tesebut. Wakil Ketua Umum ICMI Bidang Iptek, Inovasi, dan Kewirausahaan Ilham Akbar Habibie justru memandang bahwa Google dan YouTube sebenarnya tak perlu diblokir.

Baca Juga  Jaga kedisiplinan, Kodim 1206/PSB Laksanakan latihan PBB Dan Langkah Defile

Dia beralasan bahwa kedua layanan search dan video sharing yang sama-sama bernaung di bawah Google itu telah bersikap kooperatif dengan pemerintah dalam menyensor konten pornografi dan kekerasan.

Ilham juga menyebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga memiliki inisiatif Trust Positif (Internet Sehat dan Aman) untuk menyaring konten negatif yang beredar di internet.

Dia menilai program ini cukup berhasil memblokir berbagai situs berbau pornografi dan kekerasan supaya tidak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

“Di lain pihak, manfaat Google dan YouTube lebih besar daripada mudaratnya. Banyak konten yang dapat diperoleh melalui kedua situs itu bagus,” kata Ilham ketika dihubungi oleh KompasTekno, Rabu (8/6/2016).

Baca Juga  Kapolresta Pontianak Tinjau Lokasi Vaksinasi Tahap 2 di FK Ekonomi Untan

Ketimbang memblokir, Ilham mengatakan akan lebih baik jika ada aksi pendidikan yang secara konsisten dan berkesinambungan mendidik masyarakat mengenai manfaat dan mudarat dari pemakaian internet, termasuk Google dan YouTube.

Untuk saat ini, Ilham mengatakan bahwa ICMI belum menyampaikan rekomendasi soal pemblokiran Google dan YouTube ke Kemenkominfo. “Saya kira sebelum ada tindak lanjut atas pernyataan Sekjen ICMI (Jafar Hafsah) kemarin, akan ada pembahasan internal dulu,” ujarnya (kmp|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Kualitas Layanan di Daerah Perbatasan, PLN Kalbar Tambah Daya Mampu Mesin Pembangkit
Foto temuan di rumah keluar yang tewas di kalideres

Berita

Fakta Baru Kematian Kalideres: Ada Ritual, Buku Mantra dan Kemenyan

Berita

Apresiasi Hadirnya Rumah Restorative Justice di Kabupaten Melawi

Berita

Gubernur Sutarmidji Meninjau Kegiatan Vaksinasi Masal di Yang Selenggarakan POGI Kalbar

Opini

Umumnya Hancur, Tapi Kenapa Kulit Wajah Novel Baswedan Tetap Mulus dan Tampan Meski Disiram Air Keras? IPW Minta Bukti dan Sebut Kasus Ini Terlalu Didramatisasi

Berita

WAKIL BUPATI SAMOSIR MONITORING AKSES MASUK TELE

Berita

MASSA PENDEMO,SEBUT BUPATI TOBA PEMBOHONG

Berita

Assad Ancam Bakal Usir Paksa AS dan Sekutunya dengan Militer