Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Sebanyak 788 orang warga binaan permasyarakatan (WBP) lembaga permasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pematangsiantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara mendapat remisi perayaan hari ulang tahun kemerdekaan republik indonesia (HUT-RI) ke 76 Selasa,(17/8/21) sekitar pukul 10.00WIB.
Pemberian remisiĀ secara simbolis kepada WBP yang dilaksanakan di LapasĀ Narkotika kelas IIA Pematangsiantar juga yang serentak di laksanakan di seluruh Indonesia yang di pimpin langsung Direktur Jenderal Reinhard Silitonga dan di ikuti seluruh UPT di Indonesia secara virtual melalui Aplikasi Zoom.

Adapun jumlah Narapidana dan Anak Lapas Kelas IIA Pematangsiantar yang Mendapatkan Remisi sebanyak 788 Orang dengan rincian jumlah RU I sebanyak 777 orang, RU II sebabyak 11 orang.
Dengan keterangan, jumlah RU I lansung bebas sebanyak 1 orang.
Jumlah RU II Subsider 10 orang. Jumlah remisi pidana umum 567 orang dan jumlah remisi khusus PP 99 sebanyak 221 orang.
Dalam kesempatan ini juga Kalapas Rudy Fernando Sianturi mengatakan, Bahwa hal ini adalalah momen yang
ditunggu-tunggu oleh warga binaan permasyarakatan (WBP) lapas kelas IIA Pematangsiantar yang selama ini menjalani pidana di dalam lapas, karena remisi merupakan hak bagi mereka.

“Remisi adalah hak mereka namun demikian ada ketentuan yang berlaku apabila mereka (wbp) melakukan pelanggaran maka hak remisi tersebut dapat sewaktu-waktu kita tarik kembali atau kita cabut kembali”. Ujar Rudy.
Oleh karena itu, Rudy terus menghimbau kepada warga binaan pemasyarakatan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tetap menjaga perilaku dan tetap berbuat baik selama menjalani hukuman(pidana) di dalam lapas.
“Salam sehat dan tetap terus menjaga protokol kesehatan”. Tutup Rudy Fernando Sianturi.
Meskipun di tengah pandemi semarak perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 76 tetap terasa di lembaga permasyarakatan kelas IIA Pematangsiantar, seperti kegiatan perlombaan antar warga binaan tetap di laksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Toni Tambunan.




